JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) berencana untuk menaikkan tarif beberapa ruas tol dalam waktu dekat, termasuk Tol Pekanbaru-Dumai. Meski demikian, besaran kenaikannya masih menjadi misteri.

Dwi Aryono Bayuaji, Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya, mengumumkan bahwa terdapat dua tol yang akan segera disesuaikan tarifnya, yaitu Tol Medan-Binjai dan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar. Selanjutnya, Tol Palembang-Indralaya dan Tol Pekanbaru-Dumai akan menyusul.

"Terkait dengan penyesuaian tarif tentunya segera kita sosialisasikan begitu semua terkait dengan segala pemenuhan yang harus kita penuhi sudah kita sesuaikan," ujar Dwi dalam Diskusi Evaluasi Mudik dan Arus Balik Lebaran 2023 di Media Center Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (10/5/2023).

Tarif Tol Medan-Binjai, Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, dan Tol Palembang-Indralaya seharusnya sudah disesuaikan sejak 2021 atau 2022, menurut Dwi. Sementara itu, tarif Tol Pekanbaru-Dumai diprediksi naik pada September atau Oktober mendatang.

Hal ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan yang menyebutkan penyesuaian tarif jalan tol dapat dilakukan setiap 2 tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi dan evaluasi terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol.

Dwi mengungkapkan, penundaan penyesuaian tarif Tol Medan-Binjai disebabkan oleh penambahan investasi oleh perseroan di interchange di Tanjung Mulia sehingga perlu dilakukan perhitungan ulang.

"Jadi bukan hanya inflasi saja tapi karena ada penambahan terkait investasi atau perubahan lingkup. Tapi akan segera kami infokan," terangnya.

Selain itu, penyesuaian tarif Tol Pekanbaru-Dumai dan Tol Palembang-Indralaya saat ini masih dalam pemeriksaan oleh regulator. Diharapkan, penyesuaian tarif ini dapat segera disetujui oleh regulator. ***