
PEKANBARU - Kepolisian Resor (Polres) Inhil, Provinsi Riau bakal menggagas enam program visioner untuk menyelamatkan ikan dan biota laut di Kabupaten berjulukan 'Negeri Seribu Parit' tersebut.
Progam itu, dijamin akan membuat para tengkulak yang selama ini jadi biang kesengsaraan nelayan di Kabupaten Inhil bakalan mengap-mengap. Kenapa tidak, selama ini nelayan kerap diperas tenaganya oleh mereka, tanpa ada kontribusi yang nyata bagi perekonomian.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Inhil, AKBP Hadi Wicaksono saat berbincang dengan GoRiau.com menguraikan, cara jitu tersebut, adalah dengan mengembangkan program Polmas perairan yang dibangun antara Polair dan masyarakat setempat.
"Kita ingin menyelamatkan ikan dan biota laut di Inhil yang sekarang sudah mulai berkurang akibat pengelolaan dan tata cara tangkap ikan yang merusak. Ada enam program yang akan kita gagas dengan segera," tegas AKBP Hadi Wicaksono.
Pertama, dengan menangkap para pelaku ilegal fishing yang selama ini kerap menggunakan alat tangkap yang tidak sesuai aturan. Bahkan Kapolres dengan tegas berjanji bakal memusnahkan kapal mereka yang nanti kedapatan melakukan itu.
Program kedua, menggencarkan sosialisasi kepada warga supaya tidak meracuni ikan di sungai. "Karena dampak negatifnya lebih besar bila dibandingkan keuntungan. Lama-lama ini akan merusak habitatnya," sampainya.
Program selanjutnya, Polair dan masyarakat yang tergabung dalam Polmas perairan ini memaksimalkan kegiatan memancing bersama. Selain itu juga dimaksimalkan dengan pembuatan kerambah dan pembudidayaan kepiting.
"Sekarang kita juga sedang menjalin kerjasama dengan FKPM dan berencana membuat tambak ikan. Ini termasuk salahsatu program kita bagi masyarakat, khususnya para nelayan. Sehingga banyak alternatif bagi mereka," kata Wicaksono.
Selain itu, Polres Inhil juga akan menggandeng DKP untuk mengelola kelompok nelayan yang telah menerima bantuan kapal dari Kementerian Kelautan. Dan program terakhir, adalah memperkenalkan Pantai Solop sebagai wisata bahari dan cagar hutan bakau (mangrove).
"Dengan serangkaian program yang kita gagas ini, harapannya agar nelayan di Inhil bisa mengentaskan kemiskinan, terbebas dari belenggu para juragan dan tengkulak ikan yang hanya memeras tenaga mereka, namun minim kontribusi bagi perekonomian," pungkas dia. */Had