
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memanggil seluruh menteri dan wakil menteri ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Pemanggilan siang ini diagendakan untuk penyampaian taklimat secara langsung di tengah dinamika global.
"Iya betul, jadi nanti jam 14.00 WIB di Istana," ungkap Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, kepada wartawan.
Teddy memaparkan pengarahan ini tidak hanya diikuti oleh para menteri dan wakil menteri. Jajaran pejabat eselon kementerian, lembaga, hingga direktur utama badan usaha milik negara juga dijadwalkan hadir.
"Presiden mengumpulkan seluruh anggota Kabinet Merah Putih beserta seluruh eselon I K/L, seluruh dirjen/deputi, serta para dirut BUMN," urainya.
Rencana penyampaian taklimat terkait kondisi geopolitik global yang sedang bergejolak ini sebelumnya sudah pernah disinggung oleh Prabowo. Penjelasan tersebut ditujukan agar seluruh masyarakat Indonesia memahami situasi peperangan terkini.
Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 218 jembatan di berbagai wilayah Republik Indonesia, termasuk daerah terpencil, yang diselenggarakan secara daring, Selasa (10/3/2026). Ia mengajak publik bersiap menghadapi berbagai potensi kesulitan sebagai imbas eskalasi yang terjadi di Timur Tengah.
"Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan. Tetapi, sekali lagi, kita bersyukur bahwa sebenarnya bangsa Indonesia punya kekuatan. Kita punya kekuatan yang besar," tegas Prabowo. ***