DURI, GORIAU.COM - Cuaca panas ekstrim akhirdi kota Duri, kecamatan Mandau, kabupaten Bengkalis, Riau, karena menimbulkan asap yang hebat sehingga berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Apalagi kabut asap selalu datang saat musim panas di kota Duri.

Pantauan GoRiau.com, Selasa (28/7) pagi cuaca masih cerah dan segar. Namun begitu matahari semakin terik, kabut asap pun mulai selimuti kota Duri dan sekitarnya. Banyak pengguna kendaraan sepeda motor mulai gunakan masker saat berkendara.

"Dibilang kebakaran lahan karena cuaca panas, tetapi ada juga kita lihat masyarakat yang sengaja membakar lahannya. Mereka tak berpikir, akibat lahan yang sengaja di bakar itu banyak masyarakat sekitar yang dirugikan. Belum lagi asap kiriman dari kebakaran hutan atau lahan didaerah dalam dalam skala besar,"ungkap salah seorang warga Duri Almunir, Selasa (28/7).

Selain itu, dipemukiman padat penduduk juga masih terlihat banyak masyarakat yang membakar sampah rumah tangganya diarea belakang rumah atau teras. Parahnya lagi kalau sampah yang dibakar itu adalah rumput kering, asapnya akan membuat masyarakat setempat sesak.

"Kalaulah kita berjalan siang hari terik dilahan yang penuh semak belukar, itu pasti sudah terbakar. Entah karena faktor alam atau ada unsur kesengajaan. Namun kita meminta kepada masyarakat Duri jangan membakar lahan atau sampah dicuaca panas begini. Karena akan memperburuk kualitas udara," ujar Kepala UPT BPBD-Damkar Mandau, Zulfikar Yazid ditempat terpisah.(ric)