SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Atlet Sepatu Roda Kabupaten Siak yang tergabung dalam Klub Siak Inline Skate sukses 'mencuri' 12 medali di Kejuaraan Nasional Sepatu Roda Piala Walikota Medan Cup II pada tanggal 16-19 Januari 2014. Kejuaraan ini diikuti lebih dari 20 klub sepatu roda yang berasal dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Siak dan Kuala Lumpur serta Malaka.

Satu dari sembilan atlet yang dikirim berhasil meraih medali emas. Dua atlit lainnya menyabet medali perak dan selebihnya membawa pulang medali perunggu.

Adapun para penyumbang emas untuk Kabupaten Siak yakni Tengku Wahyu Gunawan, siswa SMAN 1 Siak yang meraih medali emas dan satu medali perunggu. Imam Gibran, siswa SMPN 2 Siak meraih dua medali perak. Tengku Anggito Wicaksono, siswa SMPN 1 Siak meraih dua medali perunggu. Fernando Nurul Okvita, siswa SMPN 1 Mempura juga berhasil meraih dua medali perunggu.

Perolehan medali perunggu juga disumbangkan Jovi Juliardo, siswa SMPN 1 Perawang. Ia berhasil meraih dua perunggu. Sementara Dinda Salsabila siswa SDN 02 Siak dan Irfan Rasyid siswa SD Islamic Center sama-sama menyumbangkan satu perunggu. Sedangkan M. Lanang Septian dan Mukholi Azis belum berhasil meraih medali karena terjatuh saat dalam pertandingan.

Prestasi yang diraih ini tentunya sangat menggembirakan dan membanggakan sekali bagi para atlet dan para orang tua yang setia ikut mendampingi meskipun dengan biaya sendiri.

Menurut Manager Siak Inline Skate Khairul Fahmi terbentuknya klub ini memang masih sangat baru, namun dalam mengukir prestasi bisa sejajar dengan klub sepatu roda daerah lain yang lebih dulu terbentuk. Apresiasi atas prestasi gemilang yang dicapai Siak Inline Skate juga datang dari Doly Dalimunte, SE, MSi selaku Ketua Panitia Kejurnas Bintang Medan Klub.

"Klub baru, namun prestasinya sangat membanggakan," puji Doly. Ia berharap semoga saja kedepannya prestasi ini dapat ditingkatkan dan ini adalah motivasi awal bagi atlet untuk berprestasi dan kalau melihat prospeknya cabang olahraga sepatu roda Kabupaten Siak berpeluang menjadi klub yang kuat dan terdepan secara nasional.

Namun sayang, orang tua kecewa dengan kurangnya perhatian Pemkab Siak dalam memajukan sepatu roda di Siak.(rls)