
PEKANBARU, GORIAU.COM - Tahapan hingga pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Riau putara kedua bakal dikawal ketat oleh aparat. Polda setempat bersama jajaran menetapkan status siaga satu untuk mengamankan jalannya 'pesta' demokrasi itu.
"Siaga satu, kondisi ini dimaksudkan untuk menjaga situasi agar tetap kondusif," kata Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono kepada wartawan di Pekanbaru, Kamis (21/11/2013).
Ia menjelaskan, ada lebih 6.000 personel gabungan yang akan disiapkan untuk mengawal dan mengawasi jalannya tahapan pelaksanaan Pilkada Riau putaran kedua pada 27 November 2013.
Menurut Kapolda, upaya pengamanan tersebut sama dengan yang dilakukan pada saat Pilkada Riau putara pertama. "Pada pelaksanaan putaran pertama, semuanya aman dan lancar. Targetnya di putaran kedua ini juga demikian. Jangan sampai ada gangguan kelancaran pilkada," katanya.
Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo mengatakan status siaga satu pengamanan dan pengawasan pilkada putara kedua sebenarnya telah dilaksanakan sejak awal pekan kedua November lalu.
Dari 6.000 personel yang disiagakan, demikian Guntur, sebanyak 402 diantaranya disebar ke seluruh kabupaten dan kota. Satu kabupaten ditempatkan sebanyak 34 personil dari Satuan Brimob dengan diperbantukan oleh personel dari Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Jambi.
Untuk personel bantuan Polda Sumetera Utara, kata dia, ditempatkan di beberapa wilayah seperti Rokan Hilir, Rokan Hulu dan Dumai. Sementara pasukan yang merupakan bantuan daru Polda Sumatera Barat, demikian Guntur, akan melakukan pengamanan di Kabupaten Pelalawan dan Kampar serta sebagian Kabupaten Siak.
Untuk personel dari Polda Jambi, kata dia, turut mengamankan jalannya pilkada di Kabupaten Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan sebagian Kuantan Singingi. "Selain jugta ada personel dari Polda Riau dan Polres setempat," katanya.
Pilkada putara kedua kali ini diikuti oleh dua pasangan calon yakni Anas Maamun dan Arsyadjuliandi Rahman (Golkar) serta Herman Abdullah - Agus Widayat (Partai Gabungan parlemen dan non parlemen).(fzr/ant)