SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Ada yang tidak lazim dipertunjukkan penyanyi asal Malaysia pada puncak perayaan Imlek 2565 malam Cap Go Meh di Kota Siak. Dimana, ia langsung melepaskan pakaian yang dipakainya. Sehingga, tubuhnya hanya dibalut pakaian dalam.

"Lagu ini saya beri judul 'Goyang Elis', sebab saya yang nyanyikan," katanya saat musik mulai dimainkan dan seketika penutup auratnya ditanggalkan. Ia pun mulai melantunkan lagu dangdut Inul Daratista itu sesuai versinya.

Tidak hanya lagu saja yang ia adopsi dari Inul, goyang ngebor ala Inul pun ia praktekkan.

Dari segi seni, mungkin hal ini lumrah dikalangan artis. Namun, jika dibandingkan dengan adat istiadat melayu, itu sangat bertentangan. Lebih parah lagi, pertunjukkan itu disaksikan oleh Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, MSi beserta jajaran Pemkab Siak lainnya. Tampak pula Kapolres Siak AKBP Dedi Rahman Dayan, S.Ik, MSi dan Ketua LAM Riau Kabupaten Siak Wan Anwar.

Lebih miris lagi, pertunjukkan goyang ngebor itu juga disaksikan ratusan anak-anak dibawah umur. Anak-anak tersebut berdesakan disisi kanan panggung. Bagi yang tak bisa masuk, mereka memilih bertengger diatas pagar kelenteng.

Padahal, dalam beberapa pertemuan, Bupati Siak selalu mengkampanyekan agar orang tua dan tokoh masyarakat menyaring budaya asing masuk ke Negeri Istana. Sebab, mudaratnya lebih banyak dibanding manfaatnya.

Namun, Jumat (14/2/2014) malam secara langsung mempertontonkan hal yang tidak patut untuk generasi muda Siak. Mereka disuguhkan dengan penyanyi setengah 'bugil' sambil meliuk-liukkan tubuhnya.(san)