BENGKALIS, GORIAU.COM - Peristiwa musibah terbakarnya KM Samudera Lestari di perairan Tanjung Jati Bengkalis, menyisakan kisah trauma bagi 11 orang anak buah kapal kayu tersebut. Pasalnya, mereka sempat terapung di laut setelah meloncat dari kapal untuk menghindari dari jilatan api. Beruntung ada kapal lain yang melewati alur itu sehingga kesebelas ABK itu bisa diselamatkan.

Kepala Syahbandar Bengkalis Muhammad Fikri didampingi stafnya Syafrizal, Senin (20/5/2013), menjelaskan bahwa 11 ABK kini diamankan di Kantor Syahbandar Bengkalis. Mereka masih dalam pemeriksaan terkait terbakarnya kapal yang bermuatan barang campuran dengan tujuan Batam.

''Mereka masih trauma karena sempat terjun ke laut begitu melihat api sudah berkobar di dalam kapal. Untung ada KM Banda yang lewat di alur itu dan langsung menyelematkan semua ABK. Makanya dalam melakukan pemeriksaan kita sesuaikan dengan kondisi psikis mereka,'' ujar Fikri.

KM Samudera Lestari merupakan kapal kargo milik perusahaan PT Lestari Indoma Bahari Dumai, yang memuat barang kebutuhan harian seperti sayur-sayuran, barang-barang Telkom, paket pos dan lainnya. Semua barang-barang yang ada di kapal tersebut terdata dan seuai dengan manifest.

''Dokumen perjalanan kapal berikut muatannya lengkap dan sah. Muatan kapal semuanya terdata di manifest. Hasil penyelidikan penyebab kapal murni musibah, tak ada faktor lain ataupun kalalaian," ujar Fikri. (jfk)