BENGKULU – Warga Desa Retak Ilir, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, kaget saat menemukan bayi perempuan di teras rumahnya.

Belakangan ketahuan, ternyata bayi tersebut dibuang NM (19), wanita yang baru saja melahirkannya, bersama pacarnya berinisial MJI (22). Kedua terduga pelaku itu sengaja membuang bayi di depan rumah tetangga NM, yang tak lain merupakan bibi NM.

Dikutip dari sindonews.com, kedua pelaku sengaja meletakkan di teras rumah bibi NM, agar bayinya tidak dimangsa oleh anjing peliharaan di rumah NM.

Kapolres Mukomuko, AKBP Witdiardi mengatakan, dugaan penelantaran anak ini bermula dari terduga pelaku MJI (22) dan NM (19), yang pacaran sudah 5 tahun. Keduanya menjalin hubungan terlarang di rumah NM, hingga NM hamil.

Ketika sudah sampai waktu akan melahirkan NM menghubungi pacarnya, MJI. Keduanya kemudian bertemu di belakang rumah NM. Lalu, mereka pergi ke pondok dekat kandang sapi yang berada di belakang rumah NM. Tak lama berselang NM melahirkan bayinya.

Selanjutnya, terduga pelaku MJI, memotong tali pusar dan membersihkan bayi dengan kain panjang yang sebelumnya telah dipersiapkan.

''Bayi itu dibungkus dengan kain kemudian diletakkan di sebelah rumah NM, yang berjarak 2 rumah. Tepatnya, di rumah bibi NM,'' kata Witdiardi, Senin (4/4/2022).

Kemudian, jelas Witdiardi, bibi terduga pelaku NM mendengar tangisan suara bayi di teras rumahnya, dan melaporkan kepada Kades Retak Ilir, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko dan Polsek Mukomuko Selatan.

Kasus ini terungkap, kata Witdiardi, lantaran banyak orang yang ingin mengadopsi bayi tersebut. Saat orang mendatangi rumah bibi NM mau mengadopsi bayi, NM tidak ingin memberikan bayi tersebut, alasannya ingin memelihara bayi tersebut.

Keluarga NM merasa curiga. Ketika ditanya kepada NM, apakah dia yang melahirkan? NM mengakui bahwa memang benar itu adalah bayi yang dilahirkannya.

''Saat ini ibu bayi masih dalam kondisi lemah dan belum dapat dimintai keterangan dan menjalani perawatan di kediaman orangtuanya,'' pungkasnya.***