TELUKKUANTAN - ‎Hari pertama pacu jalur tingkat nasional di Tepian Narosa Telukkuantan, Kamis (25/8/2016) dipastikan akan berlangsung seru. Sebab, jalur-jalur ternama langsung beradu dan dipastikan hanya satu yang meraih tiket ke hari kedua.

Seperti jalur Sijontiak Lawuik Pulau Tanamo RAPP‎ dari Pulau Jambu Cerenti langsung bertemu Puti Mandi Mayang Taurai dari Rantau Sialang Kuantan Mudik. Sebelum pencabutan undian, Puti Mandi dan Sijontiak Lawuik, selalu digadang-gadangkan masyarakat untuk sampai ke final.

Namun nasib berkata lain. Salahsatu dari jalur ini harus pulang lebih awal. Mereka akan berpacu pada hilir ke-70. Untuk posisi jalan, Sijontiak Lawuik berada di sebelah kiri dan Puti Mandi berada di sebelah kanan.

Begitu juga dengan Ngiang Kuantan Cahayo Nagori dari Kampung Baru Gunung Toar. Sang jawara rayon II dan III ini langsung bertemu jalur peringkat tiga pada iven pacu jalur tahun 2015, yakni Panglimo Olang Putie dari Sungai Ala Hulu Kuantan.

Panglimo Olang Putie dengan kebesaran namanya akan berpacu pada hilir yang ke-61.lawannya, Ngiang Kuantan akan berada di posisi jalan sebelah kanan. Lantas, siapakah yang terbaik?

Sementara itu, sang juara bertahan, Tuah Kalojengking Muda Indragiri dari Danau Baru Rengat akan ditantang oleh Balam Merah Bukik Tigo dari Pulau Beralo Baserah. Sebagai sang juara bertahan, tentu Tuah Kalojengking ingin mempertahankan mahkotanya.

Sementara, Balam Merah tentu tidak ingin datang sia-sia ke Tepian Nasora Telukkuantan‎. Dengan segenap kemampuannya, jalur dari Kuantan Hilir ini harus bisa meraih tiket ke hari kedua dan mengharumkan nama Kuansing.

Begitu juga dengan Siposan Rimbo RAPP dari Pauh Angit Pangean. Jalur yang meraih juara 1 di Tepian Lubuk Sobae beberapa waktu lalu ditantang oleh jalur Cahayo Panglimo Tuah Nagori dari Koto Rajo, Kuantan Hilir Seberang.

Meski melawan jalur dengan segudang prestasi, tentu Cahayo Panglimo tidak gentar menghadapi Siposan Rimbo. Jalur kebanggaan masyarakat Kuantan Hilir Seberang ini akan berjuang sekuat tenaga untuk mendahului Siposan Rimbo.

Sedangkan sang juara rayon IV, Duri Bingkuang Rawang Panjang dari Pulau Kedundung Kuantan Tengah ditantang oleh Halilintar Gelombang Cahaya dari Sungai Kelelawar Kuantan Mudik. Tentu ini akan menjadi pertarungan hidup mati bagi kedua jalur.***