
SERTIFIKASI kompetensi yang diakui secara nasional kini menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda. Sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bukan hanya piagam pelengkap, melainkan pengakuan resmi atas kemampuan seseorang dalam bidang tertentu. Bagi mahasiswa, sertifikasi ini menjadi modal berharga untuk masuk ke dunia kerja yang penuh persaingan dan menuntut keterampilan yang relevan.
Kebutuhan tersebut serupa dengan praktik di perusahaan ketika pegawai baru mengikuti Employee Training dan Corporate Training agar bisa segera berkontribusi. Pelatihan yang terstruktur dan berstandar membantu menyamakan pemahaman serta menyelaraskan perbedaan latar belakang.
Sama halnya dengan mahasiswa, training yang dirancang dengan baik memberi bekal untuk menyesuaikan diri dengan dunia kerja yang nyata. Salah satunya adalah kerja sama antara Belajarlagi dan Bank Indonesia KPwBI Riau yang memberikan training kepada mahasiswa binaan Bank Indonesia.
Untuk mendukung generasi muda dengan daya saing tinggi, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Riau bekerja sama dengan Belajarlagi menghadirkan Program Riau LiterAction 2025. Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang telah melalui proses seleksi ketat.
Kegiatan dilaksanakan secara online maupun tatap muka. Peserta mengerjakan tugas yang menjadi bagian dari uji kompetensi, lalu dinilai melalui observasi dan tes pilihan ganda. Di akhir program, peserta ditugaskan membuat konten edukasi publik mengenai kebijakan Bank Indonesia, khususnya tentang stabilisasi harga dan digitalisasi. Penugasan ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan menyampaikan pesan kebijakan kepada masyarakat luas.
Bank Indonesia terus berupaya mendorong pengembangan kapasitas anak muda. Salah satunya dengan memberikan kesempatan mengikuti pelatihan berbasis sertifikasi. Peserta berasal dari berbagai Kantor Perwakilan BI di seluruh Indonesia, dengan fokus utama mahasiswa binaan Bank Indonesia.
Dalam kolaborasi dengan Belajarlagi, terdapat empat kompetensi sertifikasi yang dipilih untuk mendukung kebutuhan masa depan, yakni Digital Skills, Sales Skill, Soft Skill, dan Management Skill hingga sertifikasi BNSP.
Harapannya, mahasiswa di Riau tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga sertifikat resmi yang memperkuat daya saing di dunia kerja.
Riau LiterAction 2025 diikuti oleh 200 mahasiswa umum terpilih di Provinsi Riau. Rangkaian kegiatan berlangsung di dua lokasi, yaitu Politeknik Negeri Bengkalis pada 22–24 Agustus 2025 dan The Bono Hotel Pekanbaru pada 26–28 Agustus 2025.
Bentuk pelatihan meliputi sesi tatap muka, penugasan, sertifikasi BNSP, serta uji kompetensi berbasis SKKNI. Sertifikasi yang diberikan berfokus pada bidang konten digital dengan skema Content Creator, sejalan dengan kebutuhan di era digital sekarang.
Materi pelatihan dirancang agar peserta memiliki keterampilan praktis yang relevan. Topik yang diberikan meliputi riset kreatif multimedia, penyusunan brief kreatif dan teknis, editing audio dan video, serta analisis media sosial dan digital business.
Tugas akhir berupa pembuatan konten digital yang dipublikasikan, baik video edukasi maupun carousel media sosial. Konten ini dikaitkan dengan kebijakan Bank Indonesia sehingga peserta belajar mengemas informasi penting menjadi materi yang lebih mudah dipahami masyarakat.
Program ini diharapkan memberi manfaat ganda. Dari sisi Bank Indonesia, kegiatan ini mendukung communication policy atau komunikasi kebijakan bisa lebih mudah dipahami. Dari sisi mahasiswa, sertifikasi resmi menjadi modal berharga dalam menapaki dunia kerja.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Riau, Sudiro Pambudi, menyampaikan pandangannya pada pembukaan acara. “Pagi ini kita sudah tadi membuka acara Riau LiterAction kali ini adalah untuk mahasiswa yang ada di Pekanbaru. Sekali lagi Bank Indonesia Provinsi Riau bekerjasama dengan Belajarlagi.
Kami berharap Belajarlagi memberikan materi-materi yang akan bermanfaat buat teman-teman mahasiswa dan itu nanti akan menjadi bekal buat mereka untuk membuat konten-konten yang kreatif khususnya konten yang mendukung kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh Bank Indonesia maupun program-program yang dilakukan oleh Bank Indonesia Provinsi Riau.”
Kiran dari Universitas Muhammadiyah Riau juga memberikan kesan positif. “Acaranya keren banget, acaranya terstruktur dan aku dapat teman baru, relasi baru, untuk ilmunya juga bermanfaat banget. Makasih banget untuk program dari Riau LiterAction 2025 dan juga Belajarlagi dan juga atas sponsornya dari Bank Indonesia. Sukses terus.”
Hal senada disampaikan Hamin Habibi dari Universitas Riau. “Kali ini aku ikut kegiatan Riau LiterAction yaitu sertifikasi bersama Bank Indonesia dan Belajarlagi. Kegiatannya sangat bagus, dan selama tiga hari jadi pengalaman luar biasa bagi aku, dan juga sertifikatnya sangat bermanfaat bagi aku karena akan menunjang karir dimana sertifikasinya dikeluarkan oleh BNSP.”
Riau LiterAction 2025 menjadi bukti bahwa sertifikasi dan pelatihan memberi bekal nyata bagi mahasiswa untuk lebih siap bersaing. Program ini memperkuat keterampilan di dunia digital sekaligus mengasah kemampuan communication policy.
Belajarlagi sendiri menghadirkan berbagai pilihan program yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Melalui Corporate Training, tim dapat menjaga keterampilan tetap relevan dengan perkembangan terbaru sekaligus meningkatkan yang sudah dieksekusi.
Program New Employee Training membantu pegawai baru beradaptasi lebih cepat dan menyatukan perbedaan latar belakang. Untuk mendukung inisiatif sosial perusahaan, Belajarlagi juga menyediakan jalur CSR Partnership yang dapat dikemas dalam bentuk pelatihan maupun pendampingan.
Semua program tersebut disusun dalam bentuk Customizable Curriculum dengan fokus pada Digital Skills, Sales Skill, Soft Skill, dan Management Skill. Dengan cara ini, Belajarlagi memastikan pelatihan tidak hanya sebatas teori, tetapi memberi dampak yang relevan untuk ke depannya. ***