
JAKARTA - Serangan rudal balistik kembali menghantam wilayah timur laut ibu kota Ukraina, Kyiv. Insiden yang menyasar distrik Brovary, Jumat (7/8/2026) mengakibatkan tiga orang tewas, termasuk seorang anak, serta melukai tiga warga lainnya.
Kerusakan Bangunan dan Kendaraan
Kepala Administrasi Militer Regional, Tymur Tkachenko mengonfirmasi rincian dampak insiden tersebut. Sisa proyektil yang berhasil ditangkis maupun yang jatuh langsung menimbulkan dampak destruktif di area permukiman.
"Puing-puing yang berjatuhan dari serangan tersebut merusak rumah dan kendaraan serta menyebabkan kebakaran di sebuah bangunan non-perumahan," rincinya melalui saluran Telegram.
Api Lalap Area Gudang
Layanan darurat negara Ukraina turut merilis dokumentasi visual yang memperlihatkan sejumlah bangunan hancur akibat dilalap api. Titik hantaman yang berlokasi di desa Pukhivka memusnahkan satu unit rumah bertingkat dua beserta dua mobil. Peristiwa ini sekaligus memicu kobaran api meluas ke area gudang setempat.
Ancaman Berlanjut hingga Malam
Rentetan serangan dilaporkan tidak berhenti dan terus berlangsung hingga malam hari. Administrasi militer Kyiv mencatat empat orang tambahan terluka akibat rentetan ledakan di area kota. Intensitas gempuran militer ke ibu kota Ukraina meningkat dalam beberapa bulan terakhir dengan menggunakan senjata mematikan yang sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara.***