
PEKANBARU - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman geram melihat pihak PLN dan Dinas Bina Marga Provinsi Riau yang tidak juga angkat bicara dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) fasilitasi pelaksanaan tugas dan fungsi instansi vertikal dalam rangka persiapan menyambut bulan Ramadan & hari raya Idul Fitri 1437 H. Padahal, permasalahan PLN dan infrastruktur jalan menjadi masalah yang paling banyak disampaikan oleh Kabupaten/Kota kepada Gubernur Riau.
"Mana PLN, Ngomonglah Pak. Kalau nggak punya catatan, saya punya catatannya," ungkap Andi Rachman dihadapan peserta rapat koordinasi, Jumat (3/6/2016) di Balai Serindit, Kantor Gubernur Riau.
Sedari tadi rapat ini berlangsung, perwakilan PLN memang belum memperlihatkan taringnya dan mau menanggapi keluhan jajaran pemerintah daerah dari kabupaten/kota.
Sementara itu, Kadis Bina Marga Provinsi Riau, Syafril Tamun yang diminta turut angkat bicara pun ternyata tak hadir dalam rapat. Staf perwakilannya yang tampak ragu-ragu menjawab seadanya dengan menyampaikan pesan bahwa atasannya sedang ke Batam.
"Ha, ke Batam? Saya tak mau tahu, panggil Kadis Bina Marga sekarang," kata Andi Rachman saat itu juga.
Sontak saja, staf Kadis Bina Marga terlihat gusar, sebab nomor atasanya tidak bisa dihubungi. "Nomor Bapak tidak bisa dihubungi pak," jawabnya.
"Sampaikan (kepada Syafirl Tamun, red), Bina Marga silakan hubungi setiap daerah yang mengeluhkan tadi," jawab Andi Rachman. ***