
PEKANBARU, GORIAU.COM - Sembilan orang pembalap liar yang mayoritas masih bocah ingusan, terpaksa diangkut Satuan Polisi Lalu Lintas Polresta Pekanbaru, Minggu (21/6/2015) tengah malam. Mereka diamankan polisi lantaran melakukan aksi balap liar di ruas jalan di Pekanbaru.
Sembilan anak baru gede (ABG) ini, rata-rata berusia 12 hingga 17 tahun. Mereka beraksi bak pembalap dan ugal-ugalan di jalan, lengkap dengan kenalpot trondol nya. Mereka ini juga sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan anggota Sat Lantas Polresta. Sebagian berhasil kabur, sedangkan sembilan anak baru gede (ABG) tersebut berhasil diamankan.
Pantauan GoRiau.com, aksi pengejaran polisi ini justru mendapat bantuan masyarakat pengguna jalan. Ada yang membantu mengejar, bahkan ada yang menghadang mereka hingga tak bisa lewat. Ini dilakukan karena warga sudah kesal dan resah akan ulah bocah ingusan itu.
"Kendaraan mereka kita angkut ke Mapolresta bersama anak-anak tersebut. Mereka kita data dan berikan surat tilang. Selain itu kita juga menghubungi pihak orang tua mereka," ujar Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Zulanda, Minggu (21/6/2015) pukul 00.35 WIB, yang turut ikut pada penertiban ini.
Saat diamankan di kantor polisi, nyali bocah yang katanya pembalap tersebut malah kecut. Sebagian hanya menunduk, bahkan ada yang pucat. Ini berbeda 180 derajat dibanding saat mereka beraksi di jalanan, yang bahkan sempat menantang polisi patroli.
"Iya ada yang sengaja menggeber-ngeber polisi dengan kenalpotnya. Saat dihampiri mereka kabur. Warga pun ikut diresahkan. Ada yang berisik, ada pula yang takut keserempet mereka," sambung Kasat kepada GoRiau.com.
"Masih SD bang kelas enam. Alasan pergi main dan minta uang untuk isi minyak. Cuma main aja di jalan ngak ada balap-balapan," jawab salahseorang bocah yang turut diamankan polisi. (had)