
BENGKALIS, GORIAU.COM - Bupati H Herliyan Saleh mengatakan, perkembangan dan tuntutan masyarakat akan pelayanan yang cepat, transparan, berkualitas, efektif dan efisien, kian hari semakin bertambah dan bertambah.
''Sebagai badan publik, Pemerintah Kabupaten Pemkab Bengkalis, bukan hanya harus mengikutinya. Tetapi juga mesti merespon secara cepat dan tepat, serta harus dapat memenuhi keinginan dimaksud. Guna memenuhi keinginan tersebut, tentunya diperlukan organisasi yang kuat, efektif dan efisien,'' kata Bupati.
ÂKarenanya dan sebagaimana organisasi pemerintahan dimanapun, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan mutasi dan promosi jabatan. Ini bermakna, imbuhnya, mutasi dan promosi jabatan, kapan pun dilakukan, merupakan sesuatu yang biasa dan memang diperlukan.
Â''Namun demikian, bagi pihak-pihak yang melihatnya dari perspektif, atau sudut pandangan yang lain, apalagi bias kepentingan, tentu akan memberikan hasil analisis yang berbeda. Tidak terkecuali dari pejabat itu sendiri,'' ungkapnya.
ÂDiwakili Sekretaris Daerah H Burhanuddin, hal itu dikatakan Bupati ketika melantik 125 pejabat eselon III dan IV, Senin (2/2/2015). Ke-125 pejabat yang dilantik di ruang rapat lantai IV Kantor Bupati Bengkalis itu terdiri dari 38 orang pejabat eselon III, 11 orang Kepala Kelurahan (eselon IV) dan 76 orang eselon IV lainnya.
ÂBagi pejabat yang memahami esensi dan tujuan sesungguhnya dari mutasi dan promosi jabatan, katanya, tentu akan menjadikannya motivasi untuk meningkatkan kualitas disiplin, kinerja, prestasi, dan pengabdian sebagai pelayan publik.
Â''Sebaliknya, bagi bagi pejabat atau pihak lain yang melihatnya dengan negative thinking, akan menilainya sebagai punishment atau hukuman,'' sambung Herliyan.
ÂMasih kata Bupati, mutasi dan promosi merupakan salah satu upaya untuk pengembangan dan pembinaan aparatur, serta penataan organisasi secara berkelanjutan.
ÂUntuk memberikan kesempatan atau peluang kepada pejabat atau pegawai yang bersangkutan, agar memperoleh pengetahuan, pemahaman, dan pengalaman secara komprehensif. Tidak hanya itu-itu saja.
ÂSelain itu, mutasi dan promosi juga merupakan upaya penyegaran yang tujuan utamanya untuk meningkatkan kualitas, efektifitas dan efisiensi kinerja.
Â''Artinya, jika dipahami secara jernih tidak bias kepentingan, dan dengan positive thinking, maka makna sesungguhnya dari mutasi dan promosi jabatan, adalah reward atau penghargaan,'' papar Bupati.
ÂAdapun ke-11 Lurah yang dilantik tersebut adalah Mohd Amru Herawza (Kelurahan Bengkalis Kota, Kecamatan Bengkalis), Awaluddin Hasibuan (Damun, Bengkalis), Suyatno (Rimba Sekampung, Bengkalis), Halazmi Julizar (Duri Barat, Mandau), Daswan (Air Jamban, Mandau) dan Tasarjon (Babussalam, Mandau).
ÂKemudian, Fitrianita Eka Putri (Balik Alam, Mandau), Ade Suwirman (Pematang Pudu, Mandau), Mohd Yudi Kurniawan (Duri Timur, Mandau), Muhammad Nur Islami (Talang Mandi, Mandau), dan Muhammad Rusdy (Batang Serosa, Mandau).(jfk)