
BENGKALIS, GORIAU.COM - Seluruh jemaah haji asal Bengkalis selamat tiba di Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (10/11/2012) pukul 11.00 Wib. Tidak ada jemaah yang tertinggal di Mekkah karena alasan sakit atau lainnya, termasuk jemaah asal Bantan, Juni yang sempat mendapatkan perawatan di BPHI Mekkah.
Tiba di Batam, dua jemaah haji asal Bengkalis sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun keduanya diperbolehkah pulang, Minggu (11/11/2012).
Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh didampingi sejumlah pejabat menyambut kepulangan jemaah haji dan melepas kepulangan mereka kembali ke daerah masing-masing melalui Pelabunan Kupang Batam, Minggu (11/11/2012) pagi.
Jemaah haji asal Bengkalis pulang menggunakan dua kapal laut. Satu kapal khusus mengangkut jemaah haji asal Bengkalis, Bantan, Bukit Batu dan Siak Kecil. Sedangkan satu kapal lainnya mengangkut jemaah asal Mandau, Pinggir dan Rupat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati meminta kepada jemaah untuk berhati-hati dengan barang bawaan, juga tetap menjaga kesehatan.
Bupati juga meminta kepada petugas kesehatan, supaya selalu mengecek jemaah yang sakit selama dalam perjalanan. Terutama dua jemaah yang sempat dirawat di RSUD Kota Batam yang juga ikut pulang bersama rombongan jemaah.
Sebelumnya, pada hari Sabtu (10/11/2012), seluruh jemaah haji Bengkalis yang tergabung dalam kelompok terbang 11, tiba di Bandara Hang Nadim pukul 11.00 WIB. Setelah diistirahatkan sebentar di bandara untuk pengecekan passport dan kelengkapan lainnya, para jemaah haji langsung menuju Asrama Haji dengan menggunakan bus.
Sesampai di asrama haji Batam, jemaah haji Kloter 11 ini disambut Sekretaris Daerah, H Hasan didampingi Asisten II Setda Bengkalis, H Arianto, Kadis Kesehatan, H Hermanto, serta sejumlah pejabat lainnya.
Dalam laporan ketua kloter 11, H Jumari mengatakan jumlah jemaah yang kembali ke tanah air sebanyak 433 orang dan berkurang 1 orang dikarenakan meninggal dunia pada tanggal 1 November 2012 di Mekkah atas nama Bakri Ishak Bin Fakih asal Kota Pekanbaru dikarenakan sakit usai melontar jumroh. Jumlah jemaah yang sakit berjumlah 8 orang, salah satunya Hj Nuraini yang mendapat perawatan khusus dari petugas kloter dikarenakan dari mulai keberangkatan sampai kembali ke tanah air kondisinya tetap dalam keadaan sakit.
Jumari yang juga Kepala Kemenag Kabupaten Bengkalis ini berharap ke depan para JCH tidak memaksakan diri kalau memang kondisi kesehatan tidak memungkinkan. Karena apabila terjadi hal-hal seperti sakit dan lainnya, akan banyak waktu yang dihabiskan hanya untuk mengurusi. (jfk/rls)