PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Anggota DPRD Pelalawan, ingatkan agar PLN dapat mendukung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di daerah ini, dengan tidak mematikan aliran listrik selama hari pelaksanaan UN. Hal ini dikhawtirkan akan mempengaruhi hasil pelaksanaan UN.

"Kita harapkan PLN memahami akan hal ini, jangan ada pemadaman listrik sepanjang UN berlangsung. Jangan sampai anak-anak kita terganggu aktifitas belajarnya," terang Anggota DPRD Pelalawan, Faizal SE, M.Si, Minggu (12/4/2015).

Meski di daerah ini pelaksanaan UN tidak memakai sistim CAT, kata Faizal, namun jika PLN atau BUMD mematikan listrik pada malam hari dikhawatirkan akan berdampak pada siswa untuk belajar mempersiapkan diri dalam menghadapi UN.

"Kita meminta PLN dan BUMD untuk membantu selama UN agar tidak mematikan listrik demi kenyamanan para siswa untuk belajar menghadapi UN," tegasnya.

Data di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan, tahun ini jumlah siswa yang mengikuti UN tingkat SMA/MA dan SMK sebanyak 2.293 siswa. Jumlah tersebut terdiri dari siswa SMA negeri sebanyak 1.778 siswa, SMA swasta 95 siswa.

Untuk Madrasah Aliyah (MA) diikuti sebanyak 105 siswa. Sedangkan untuk jenjang SMK Negeri diikuti sebanyak 1.000 siswa dan SMK swasta 222 siswa.(***)