PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Pelalawan, Riau, sesuai jadual pada 25 Mei 2013 bakal menggelas acara reuni emas dalam rangka 50 tahun berdirinya sekolah tertua di wilayah itu. Sekolah ini dikaabrkan telah melahirkan sejumlah tokoh dan pejabat daerah maupun bejabat negara di pemerintah pusat.
"Rencananya reuni akbar 50 tahun berdirinya SMPN Pelalawan ini dilaksanakan 25 Mei mendatang. Insya Allah, kalau tidak ada aral tentunya pertemuan ribuan alumni ini sangat meriah dengan berbagai nostalgia lama," terang salah satu alumni SMPN Pelalawan, Drs H Darwis Alkadam,M.Si, Jum'at (17/5/2013).
Darwis yang tercatat pada angkatan 1983/1984 di SMPN tertua itu dan juga merupakan salah seorang Dewan Pembina pada komunitas alumni sekolah terkait menyebutkan bahwa selain akan melakukan pertemuan rutin yang telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu seiring dibentuknya persatuan alumni ini, kegiatan reuni akbar 50 tahun berdirinya SMPN Pelalawan juga akan dibarengi dengan berbagai kegiatan positif lainnya.
"Di sana, kita akan melakukan penanaman pohon, bakti social dan hiburan," ujarnya bersama Serma Syahawer anggota Koramil Langgam yang juga alumni SMPN Pelalawan.
Darwis yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan menyebutkan bahwa alumni SMPN Pelalawan memang perlu dipertautkan kembali. Apalagi SMPN Pelalawan dengan usianya yang sudah puluhan tahun telah pula menelorkan ribuan alumni dan telah pula melahirkan putra-putra terbaik yang saat ini bertebaran di mana-mana. "Baik sebagai pejabat birokrat, tokoh masyarakat, pengusaha dan lainnya," katanya.
Diantara alumni itu, sambungnya, yakni Prof Ir Tengku Dahril,M.Sc mantan Kadiskanlut Riau yang saat ini sebagai Kepala Balitbang, Drs H Marwan Ibrahim wakil Bupati Pelalawan, Drs Tengku Kasroen,HR mantan Sekdakab Pelalawan, serta sejumlah nama lainnya baik sudah bertitel mantan pejabat maupun masih aktif baik di lingkup Pemkab Pelalawan maupun daerah lainnya.
"Dulunya, SMPN Pelalawan itu masih berlantaikan papan dan menjadi salah satunya lembaga pendidikan yang menjadi favorit bagi masyarakat daerah ini untuk melanjutkan sekolah mereka di tingkat SLTP. Dan saat sekolah di sana, kami tinggal di atas rakit di Sungai Kampar. Makan dan minum serta aktivitas lainnya di atas rakit. Kalau air surut, terpaksa berjalan di atas lumpur untuk menuju sekolah. Pokoknya banyak kenangan pahit manis menempa ilmu disana dulu," kenangnya.
Ditambahkannya, dirinya berharap reuni emas SMPN Pelalawan nantinya akan berlangsung meriah dan dapat memberikan bekal positif bagi generasi muda Kabupaten Pelalawan terutama bagi anak-anak yang berada di pesisir untuk bermental baja dalam menuntut ilmu hingga meraih keberhasilan.(ilm)