PEKANBARU – Upaya penguatan kemandirian ekonomi di wilayah pelosok kini difokuskan melalui pembentukan koperasi desa dan kelurahan Merah Putih. Prioritas pemerintah dalam mendongkrak roda perekonomian kerakyatan ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi saat memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Rabu (20/5/2026).

Fokus pembangunan ekonomi tingkat desa ini menjadi bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto guna memudahkan masyarakat memperoleh permodalan, pasokan pupuk, jalur distribusi hasil panen, sampai urusan kebutuhan pokok harian.

"Selain itu, penguatan ekonomi masyarakat desa dilakukan melalui pembentukan koperasi desa dan kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi penggerak ekonomi baru di tingkat desa," urainya.

Pembangunan fisik dan ekonomi tersebut berjalan beriringan dengan komitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia nasional. Langkah nyata yang tengah digesa adalah penerapan makan bergizi gratis yang dilakukan bertahap di seluruh sekolah. Akses pendidikan turut diperluas lewat pendirian sekolah rakyat dan sekolah Garuda, pendistribusian beasiswa, hingga penguatan kompetensi guru. Layanan cek kesehatan gratis juga dihadirkan agar perlindungan medis lebih merata.

Syahrial turut mengingatkan pentingnya menjaga masa depan tunas bangsa di era teknologi. Regulasi tegas telah diterbitkan melalui PP TUNAS (Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025) yang membatasi anak di bawah usia 16 tahun mengakses platform digital berisiko sejak 28 Maret 2026.

“Kebijakan ini bertujuan memastikan anak-anak sebagai tunas bangsa dapat mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya,” jelasnya. ***