SELATPANJANG, GORIAU.COM - Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Iqaruddin MSi, kaget bukan kepalang ketika melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kantor Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kepulauan Meranti, Senin (4/8/2014) lalu. Bukan kaget karena kantor tersebut hanya dihuni 2 orang PNS waktu itu, tetapi karena kondisi kantor dinas kebersihan yang sangat kotor.
Hal itu diungkapkan Iqaruddin setelah Ia melihat kondisi kantor yang semerawut mulai dari lantai 1, lantai 2 hingga ke belakang kantor.
"Astaghfirullahalazim, kantor kebersihan kok kotor begini. Kalau kantor jorok seperti ini bagaimana menumbuhkan semangat kerja," kata Iqaruddin waktu itu.
Ditambahkan Iqar pula, dengan terdapatkan beberapa batang bambu kering yang diikat di tangga naik ke lantai 2, menunjukkan kalau kantor kebersihan itu tak ubah seperti jermal (bangunan yang biasanya dibangun penangkap ikan di tengah laut, red).
Dengan kondisi kantor yang sangat tidak enak dilihat mata itu, Iqar meminta agar seluruh pegawai membersihan kantornya.
Selain itu, Iqa mengancam akan kembali lagi ke DPKP bersama Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, sebulan mendatang. Jika masih dilihat dalam kondisi kotor, tambah Iqar pula, siap-siaplah Kepala SKPD dan pegawainya disanksi.
"Kita minta ini segera dibenahi. Sebulan lagi saya akan ke sini (kantor DPKP Meranti, red) bersama bupati, jika masih kotor siap-siap disanksi," ancam Iqar.
Sebelumnya, waktu sidak itu pula Iqar hanya menemukan dua orang pegawai yang mana mereka baru menempati DPKP Meranti sejak (mutasi) beberapa bulan belakangan. Sementara pegawai lain, baik honorer, PNS, maupun CPNS baru tidak terlihat di kantor.
Entah karena waktu itu sedang berlebaran di luar yang jelas cukup lama Sekdakab Meranti dan BKPP Meranti menunggu di kantor yang kotor itu. Setelah lebih dari 30 menit, terlihat satu persatu pegawai baik honorer, PNS, maupun CPNS baru berdatangan.
Menanggapi penilaian Iqar itu, pegawai sempat berkilah bahwa peralatan yang membuat kantor semrawut adalah bekas pembongkaran stand di bazar Ramadan kemarin.
"Kemarin memang haru bongkar stand di bazar, makanya kayu-kayu itu kita letakkan di belakang kantor," kata salah seorang pegawai.
Pernyataan pegawai ini tidak serta merta membuat Iqar percaya. Iqar yakin, barang-barang tersebut ada yang sudah sangat lama ditempatkan di sana. Yang jelas kata Iqar, Ia ingin melihat kantor kebersihan dalam keadaan bersih.
Kepala DPKP Meranti, Khairul Amri, yang juga hadir waktu itu langsung memerintahkan anggotanya untuk membakar sisa-sisa peralatan seperti kayu dan sebagainya untuk langsung dibakar saja.
"Tolong yang sudah tidak digunakan lagi dibakar saja," kata kadis.
Pantauan waktu sidak itu pula, tidak sedikit ruangan dalam keadaan terkunci sekitar pukul 10 WIB lewat. Di ruangan bagian belakang, terdapat beberapa alat yang tidak digunakan diletakkan bertumpuk.
Bagian belakang kantor dipenuhi kayu, sapu, dan beberapa material lainnya.
Sementara di lantai 2, pintu ruangan terdapat beberapa tempat kunci yang tidak berfungsi, yang ditempel lebih dari 2 di daun pintu. Pada tangga naik ke lantai 2 terdapat beberapa batang bambu kering yang diikat.
(zal)