SELATPANJANG, GORIAU.COM - Sejak pagi, kondisi di Selatpanjang Kepulauan Meranti, Riau, dan beberapa daerah sekitar terasa sangat mencengkam. Suasana gelap kembali terjadi akibat diselimuti asap tebal.
Pantauan di lapangan, asap terlihat menyelimuti Kota Sagu sejak Minggu (18/10/2015) pagi. Hingga Minggu siang itu, asap masih terlihat di Selatpanjang.
Sebelumnya, Sabtu (17/10/2015) ada pemadaman terhadap kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Desa Tanjungperanap Kecamatan Tebingtinggi Barat oleh tim gabungan TNI Polri serta masyarakat setempat. Pemadaman yang melibatkan Marinir, TNI AD, Polisi, dan masyarakat setempat juga dibantu water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) Riau.
Setidaknya, menurut Danramil 04 Tebingtinggi Mayor Bismi Tambunan mengatakan kebakaran lahan ini membuat kewalahan tim. Sebab, selain sumber api yang berada jauh di tengah hutan, sumber air juga sulit ditemukan sehingga menjadi kendala tersendiri dalam melakukan pemadaman.
"Memang menjadi kendala, lokasi api yang jauh dan tidak tersedianya air di lokasi terbakar. Sementara alat yang kita gunakan seadanya," ujar Bismi Tambunan.
(zal)