
PEKANBARU, GORIAU.COM - Satu bayi sudah masuk ke evakuasi bayi dan balita yang disiapkan oleh Pemko Pekanbaru di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo. Bayi berusia enam bulan bernama Ikhsan Irvandi Gultom, warga Jalan Suka Karya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau telah mendapatkan perawatan.
"Ikhsan masuk posko karena menderita batuk Peumonia, sehingga langsung diberikan pertolongan pertama pemasangan selang oksigen," ungkap Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, Ssi saat melakukan kunjungan ke posko tersebut, Kamis (22/10/2015).
Ayat menjelaskan, posko evakuasi ini memang dibuka bagi bayi dan balita yang berasal dari keluarga kurang mampu menghindari kondisi kualitas udara berbahaya saat ini. "Bagi bayi yang kondisi rumahnya kurang layak, Pemko sudah menyiapkan posko evakuasi di tiga Puskesmas," tutur Wawako Ayat Cahyadi.
Tiga Puskesmas tersebut adalah Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo, Puskesmas Rumbai dan Puskesmas Tenayan Raya. Wawako Ayat berharap kaum ibu yang memiliki bayi dan balita dari keluarga kurang mampu, agar mengevakuasi anaknya ke posko yang disediakan.
"Sejak Minggu kabut asap pekat sudah menyelimuti Pekanbaru hingga di level berbahaya. Saya minta kepada masyarakat supaya memaksimalkan fasilitas yang disediakan Pemko," bebernya.
Ayat juga berharap kepada tim penanggulangan dampak kabut asap. agar selalu siaga, khususnya tim medis. Sehingga ketika ada bayi dan balita yang menjadi korban bahkan meminta pengayoman bisa segera ditanggulangi dengan gerak cepat.
Kepala Seksi di Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Hamdan menerangkan, kondisi Ihksan saat diterima pada posko evakuasi bayi dan balita langsung mendapat pemeriksaan medis dari dokter anak.
"Ikhsan agak batuk dan sedikit sesak makanya langsung dipasangin oksigen," ujar Hamdan.(rls)