
TELUKKUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) merampungkan pemasangan 13 titik lampu penerangan jalan imum (PJU) di kawasan Astaka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Provinsi Riau.
Desain PJU merupakan pengayuh yang merupakan ciri khas Kuansing yang terkenal dengan pacu jalur. Kehadiran lampu hias ini memperindah kawasan astaka yang berada di Taman Jalur.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kuansing, Hendri Wahyudi, menyatakan bahwa pemasangan lampu penerangan ini merupakan bagian dari instruksi Bupati Kuansing, Suhardiman Amby. Pemerintah daerah menargetkan seluruh area Kota Telukkuantan mendapatkan penerangan optimal untuk menyambut dua acara besar tahun ini, yakni MTQ Riau dan Festival Pacu Jalur 2026.
"Penerangan adalah kebutuhan utama untuk mendukung kelancaran MTQ. Kami ingin para tamu, kafilah, maupun masyarakat merasa nyaman selama berada di Telukkuantan," ujar Hendri, Selasa (16/6/2026).
Hendri menambahkan, keberadaan PJU baru ini berfungsi ganda untuk mempercantik kawasan Astaka pada malam hari sekaligus meningkatkan keamanan serta mobilitas warga sepanjang acara berlangsung.
Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan Dishub Kuansing, Subit, menjelaskan bahwa personel di lapangan bekerja cepat demi menyelesaikan target tepat waktu. Setelah kawasan Astaka rampung, tim teknis akan langsung memeriksa dan memperbaiki lampu jalan yang rusak di sejumlah ruas jalan utama kota.
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh akses menuju lokasi utama MTQ berada dalam kondisi optimal. Selain untuk menyukseskan MTQ, perbaikan infrastruktur lampu jalan ini diproyeksikan untuk mendukung kelancaran Festival Pacu Jalur 2026, yang rutin menyedot puluhan ribu wisatawan setiap tahunnya.***