
SELATPANJANG - Camat Tebingtinggi Barat Helfandi SE MSi beserta rombongan melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Al-Hidayah Desa Mekong, Selasa (30/5/2017). Dalam Safari Ramadan ini, Helfandi menyampaikan beberapa pesan kepada warga Desa Mekong.
Pantauan GoRiau, kegiatan Safari Ramadan dimulai setelah Salat Tarawih dan Salat Witir. Sebelumnya, juga dilakukan Salat Isya berjamaah.
Terlihat hadir malam itu, Imam Masjid Al-Hidayah H Said Idrus beserta pengurus, anggota DPRD Azni Safri, Kades Mekong A Rahman, Bhabinsa Junaidi, Kapolsek Ipda Aguslan, MUI kecamatan dan LPTQ kecamatan, puluhan masyarakat Desa Mekong, serta beberapa pihak kecamatan Tebingtinggi Barat lainnya.
Dalam sambutannya, Helfandi mengingatkan warga agar tidak sembarang membakar lahan. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi semua pekerjaan (proyek) yang dikerjakan di desa masing-masing.
Dalam kesempatan itu, juga dilakukan pembagian santunan untuk 10 kaum duafa Desa Mekong. Dimana, kata Helfandi, santunan yang diberikan bersumber dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tebingtinggi Barat. Ia berharap bantuan itu bisa bermanfaat.
Disampaikan Helfandi, selama Ramadan 1438 H ini, Ia beserta rombongan akan menjelajah semua desa (14 desa). Dimana, malam itu mereka mendatangi desa kedua (Desa Mekong) setelah Safari Ramadan perdana dimulai dari Ibukota Kecamatan, Desa Alai.
"14 desa akan kami kunjungi sampai dengan berakhir bulan Ramadan ini nantinya," kata Helfandi.
Masih menurut laki-laki yang akrab dipanggil Iin itu lagi, Safari Ramadan ini merupakan kegiatan rutinitas pemerintah. Baik pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, maupun desa. Tujuannya tak lain adalah untuk melakukan silaturrahim antara pemimpin dengan ummat (masyarakat, red) nya.
Dalam kesempatan itu juga, Helfandi mengajak seluruh masyarakat Desa Mekong untuk sama-sama mengawasi proyek pembangunan Jalan Alai - Mekong. Sebab, janji rekanan pembangunan Jalan Alai - Mekong akan diselesaikan sebelum Idul Fitri 1438 H. Itu juga seperti mana permintaan Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi.
"Janjinya sebelum Idul Fitri sudah selesai. Mari sama-sama kita pantau, kita lihat langsung, kalau ada masalah laporkan. Kalau bukan kita yang memantau barangkali ada kealpaan pengawas lapangan. Sama-sama kita ingatkan," pesan Helfandi.
Di akhir penyampaiannya, Helfandi tak lupa mengingatkan bahwa Desa Mekong termasuk desa yang rawan terbakar. Untuk itu, diminta betul seluruh masyarakat sama-sama mengantisipasi dan sama-sama menjaga agar tidak terjadi Karhutla. Terlebih saat ini merupakan jadwal terjadinya kemarau yang pasti akan sulit mendapatkan banyak air.
"Kalau terbakar di semak yang jauh dari sumber air, selang tak sampai. Asap pasti akan mengganggu kesehatan. Jangan pula nanti gara-gara membakar, warga berlebaran di lokap (penjara, red). Mari sama-sama kita jaga," ajak laki-laki berkacamata itu.
Usai sambutan, dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Khusairi SHI MPdI, Ketua MUI Kecamatan Tebingtinggi Barat. ***