SELATPANJANG, GORIAU.COM - Dulu sempat diberitakan bahwa anak daerah asli Meranti hanya 6 orang yang lulus pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2013. RupanyaTapi ternyata anak-anak Meranti bukan lulus sebanyak 6 orang, namun 6 persen atau sekitar 23 orang.

Hal ini terungkap setelah Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar hearing dengan Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pembinaan (BKPP) Meranti.

"Yang asli meranti lulus CPNS sekitar 6 persen," ungkap Dedi Putra, Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Meranti, ketika ditemui di Gedung DPRD Meranti, Senin (6/1/2014) lalu.

Selain Dedi juga hadir Wakil Ketua Komisi I Asmawi dan anggota Komisi Firdaus dan hearing pagi kemarin itu.

Ditambahkan Wakil Ketua Komisi I Asmawi, sebenarnya mereka mengharapkan setidaknya ada 40 persen anak daerah yang dapat diakomodir untuk menjadi PNS. Sebab, jika hanya mengandalkan sesuai SDM pelaksanaan tes terbukti daerah Kepulauan Meranti selalu dihindari orang dalam penempatan.

"Kita mengetahui persis banyak yang meminta pindah setelah mendapatkan NIP di Kepulauan Meranti. Kita bukan membuang orang ikut tes terutama dari luar daerah, Apalagi banyak habis biaya saat melaksanakan tes. kita juga tidak meminta semuanya," ujarnya Asmawi.

Kemudian ditambahkan Dedi Putra lagi, kita juga meminta dan mengharapkan kepada Menpan dapat mengumumkan langsung penerimaan yang dilakukan. Pasalnya, beberapa waktu lalu pengumuman sudah dilakukan oleh pusat. Jadi tak salah jika Pemkab Meranti meminta pusat yang menuntaskan melaksanakan pengumuman dari tes yang sudah dilaksanakan oleh Pemkab Meranti kemarin.

"Kita Nasionalis, bukan tidak nasionalis, namun seharusnya kita dapat mengambil bagian dari yang membuat masyarakat bahagia, dan itu menjadi harapan bersama. Kita meminta pusat dapat mempertimbangkan agar gread anak daerah yang sudah terpenuhi juga dapat lulus. Sebab daerah memang membutuhkan PNS karena kekurangan, namun dapat memberikan kuota atau prioritas bagi anak-anak daerah," pintanya.(zal)