SELATPANJANG, GORIAU.COM - Rumah salah seorang Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Kepulauan Meranti, Fitrianingsih (34) warga Jalan Amelia RT01 RW04 Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau, baru saja dimasuk maling. Akibatnya, perempuan yang bekerja di Disdikbud Meranti itu mengalami kerugian puluhan juta.


Fitrianingsih kepada wartawan mengatakan Ia baru sadar rumahnya kemalingan saat tetangganya memberitahu. Waku itu, tetangga Fitrianingsih yang hendak ke masjid curiga pintu bagian belakang dalam keadaan terbuka.
"Waktu itu ada tetangga ingin salat subuh. Dia curiga pintu rumah bagian belakang sudah terbuka, lalu mengabarkan ke saya," kata Fitrianingsih.
Mendapat laporan itu, Fitrianingsih langsung mengecek barang-barang yang sudah Ia packing (karena mau pindah rumah, red). Firia kaget bukan kepalang, satu tas ransel yang berisikan uang Rp25 juta, laptop, ijazah SD hingga S1 telah hilang.
"Kemungkinan maling itu maling itu masuk lewat pintu, karena pintu terbuka, sedangkan di jendela ada bekas dibuka paksa, tapi jendela semuanya pakai terali," katanya lagi.
Setelah yakin rumahnya baru habis kemalingan, Fitrianingsih langsung membuat laporan ke Polsek Tebingtinggi. Maling, Andika Saputra alias Barleg berhasil ditangkap pada, Rabu (14/10/2015) malam. Saat ini laki-laki bertato yang ditangkap itu sedang dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Tebingtinggi.(zal)