
PEKANBARU - Seorang pria di Desa Sukaramai, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, meminta aparat kepolisian segera menuntaskan permasalahan judi togel yang menghancurkan rumah tangganya.
Diungkapkan pria yang tidak ingin disebutkan namanya, sebut saja Robin (nama samaran). Ia adalah warga yang tinggal di Desa Suram, yang sudah gerah dengan kegiatan judi togel yang sudah merusak rumah tangganya.
“Kami masyarakat Sukaramai, Suram Tapung Hulu, memohon kepada bapak Kapolda Riau agar kiranya judi togel yang marak di tempat kami di Suram, agar diberantas. Sebab, anak, istri kami sudah jadi korbannya. Sampai anak-anak kami mau mencuri sawit orang untuk mendapatkan uang untuk beli togel,” kata pria yang sudah berusia 46 tahun itu kepada GoRiau.com, Senin (28/6/2021).
Robin menceritakan, penghasilan dari panen ladangnya sudah habis untuk melunasi hutang, yang dipinjam dari toke sawit oleh istrinya untuk digunakan membeli judi togel. Selain rumah tangganya, kata Robin, masih ada rumah tangga lain yang berantakan gara-gara togel di Desa Sukaramai.
“Jadi kami mohon Pak Kapolda, tolong dulu ditangkap bandarnya yang berinisial SS. Mohon diberantas, selama ini diduga dia dikawal aparat dan sangat licin adapun masyarakat yang melapor tak ditanggapi jadi harus kemana kami mengadu. Apalagi dimasa vandemi ini susahnya mencari uang sedangkan bandarnya bisa mengantongi puluhan juta sehari,” tutupnya. ***