SELATPANJANG, GORIAU.COM - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti menganggarkan Rp2 miliar untuk 30 Mahasiswa asal Kepulauan Meranti yang belajar ke Politeknik Negeri Bandung. Seorang mahasiswa dianggarkan Rp11 juta rupiah untuk setiap semester, selama 6 semester (D3).
Demikian disampaikan Kadisdikbud Kepulauan Meranti, Bachtiar, ketika ditemui GoRiau.com, di Kantor Bupati Kepulauan Meranti, usai mengadakan acara pelepasan 30 orang mahasiswa asal Kepulauan Meranti ini.
"Kita anggarkan Rp2 M, dengan ketentuan satu orang akan menghabiskan Rp11 juta rupiah persemester, selama 6 semester untuk D3," kata Bachtiar menjawab GoRiau.com.
Ditambahkan Bachtiar lagi, yang akan dibiayai selain SPP setiap semester, adalah pemondokannya, kebutuhan belajar, kebutuhan-kebutuhan yang diminta oleh Polban itu sendiri. Tapi dikatakannya lagi, kalau untuk kebutuhan pribadi itu bukan tanggungjawab Disdikbud Kepulauan Meranti.
"Misal kepulangannya atas kehendak sendiri. Kita hanya membiayai keberangkatan dan kepulangan setelah mereka selesai," tambahnya lagi.
Bachtiar juga mengungkapkan, selama belajar di Bandung, 30 orang mahasiswa asal Kepulauan Meranti ini tidak ada sistem beasiswa bagi yang berprestasi meski nilainya bagus. Karena menurut Bachtiar, keberangkatan ini sudah merupakan beasiswa yang akan dibayar secara utuh.
"Tidak ada lagi sistem beasiswa nantinya, karena keberangkatan ini merupakan beasiswa yang kita bayar secara utuh," tutupnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, 30 orang calon mahasiswa Polban ini dinyatakan lulus setelah mengikuti test tertulis beberapa bulan lalu. Mereka akan diberangkatkan ke Bandung melalui Pekanbaru, Sabtu (23/11/2013). Kemudian akan diserahterimakan dengan pihak Polban pada, Senin (25/11/2013) mendatang.(nti)