JAKARTA - Sensasi fisik seperti rasa tegang atau nyaman di tubuh sering kali dikesampingkan saat seseorang mengambil keputusan penting. Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam European Journal of Psychology justru membuktikan bahwa kemampuan mengenali dan menerima kondisi batin memiliki peran krusial dalam menentukan tingkat kebahagiaan.

Laporan yang dikutip dari Psychology Today, Minggu (7/6/2026) tersebut memperkenalkan konsep keterhubungan dengan diri sendiri. Terdapat tiga komponen utama yang menjadi fondasi dasar, yakni kesadaran terhadap kondisi internal, penerimaan tanpa menghakimi, serta keselarasan tindakan dengan perasaan.

Peneliti menegaskan bahwa menyadari perasaan saja sama sekali tidak cukup. Individu dituntut untuk menerima kondisi tersebut utuh dan menjadikannya dasar berpijak dalam mengeksekusi keputusan harian.

Kekuatan Latihan 3 Hari

Data konkret terkait keampuhan intuisi ini didukung oleh uji coba terkontrol dalam jurnal PLOS One keluaran 2022. Latihan mindfulness selama tiga hari penuh terbukti secara ilmiah mampu mendongkrak kemampuan peserta mengenali sinyal tubuhnya sekaligus memangkas tingkat kecemasan secara drastis.

Kemampuan membaca sinyal internal atau interosepsi ini rupanya melampaui proses analisis rasional otak. Berdasarkan teori dual process dari peraih Nobel, Daniel Kahneman, sistem berpikir cepat manusia beroperasi otomatis dengan menarik data dari memori emosional serta pengenalan pola masa lalu.

Mengambil keputusan yang selaras dengan nilai diri terbukti memberikan kepuasan hidup yang jauh lebih tinggi ketimbang hanya menuruti ekspektasi lingkungan. Peneliti menyarankan setiap individu untuk menyediakan waktu tenang setiap pagi tanpa gangguan gawai guna melatih kepekaan insting tersebut. ***