
PEKANBARU, GORIAU.COM - Ribuan massa dari mahasiswa di Pekanbaru, Riau, Rabu (28/10/2015) sore, akhirnya kehilangan kesabaran, lantaran Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman belum juga mendatangi mereka. Walhasil mahasiswa pun menerobos masuk ke dalam gedung berlantai sembilan, hingga penuh sesak.
Walau dijaga ketat oleh ratusan personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) provinsi Riau dan kepolisian, tetap saja tak bisa membendung gelombang massa. Mereka merangsek masuk hingga ke dalam kantor Gubernur Riau, berlantai sembilan ini. Dua alasan saja, pertama lantaran Plt tak kunjung mendatangi mereka, dan kedua, karena hujan mulai mengguyur.
Aksi ini sempat dihalang-halangi petugas, namun mereka tak berdaya karena massa jauh lebih banyak. Akhirnya ruang lobi yang dingin dan mewah itu akhirnya berubah jadi tempat orasi dadakan para mahasiswa. "Ini hak kita. Memang kenapa kami tak boleh masuk, ini dibangun dengan uang rakyat, uang kami," ketus mahasiswa.
Pantauan GoRiau.com, di loby ini mahasiswa tetap melanjutkan orasinya, mendesak Plt Gubri untuk menemui mereka. Sempat pemerintah coba melakukan mediasi dengan mengutus staf, namun ditolak mentah-mentah ribuan kaum intelektual ini. "Jangan pancing kami anarkis wahai Plt. Kalau tidak kami akan duduki gedung megah ini sampai anda datang," tegas koordinator massa.
Hingga berita ini diturunkan, jumlah massa terus bertambah. Menurut informasi, jumlah mereka sudah mencapai dua ribu orang. Tak pelak, ini membuat kewalahan petugas keamanan dan polisi. Bahkan ribuan mahasiswa sempat menyanyikan lagu Bongkar dari Iwan Fals, sebagai simbol ketidakpedulian pemerintah terhadap nasib rakyat. ***