PEKANBARU, GORIAU.COM - Riau merupakan pusat perkebunan dan bisnis yang terpesat pertumbuhannya di Sumatera, karena itu masyarakatnya akan sangat sibuk menata usahanya. Jika ingin mendapatkan respon dan perhatian masyarakat, PB PON harus menggratiskan tiket dan mencari pola baru mendapatkan dukungan.

Anggota Komisi D DPRD Riau, Toroechan Asyari kepada wartawan mengatakan, kebijakan PB PON untuk mengeluarkan tiket menonton pertandingan PON, justru kontra produktif dengan kondisi daerah Riau.

''Mestinya PB PON jauh-jauh hari sudah menyebarkan cutting stiker ke semua perusahaan dan perkebunan serta meminta dukungan kepada para karyawan perusahaan karena jumlahnya sangat besar. Kalau sekarang akan memungut tiket, itu tak mungkin, apalagi PON ini juga didanai lewat APBD dan APBN,'' tegasnya.

Karena itu, jika tetap memaksakan pembelian tiket, maka penonton PON akan sepi, karena masyarakat akan lebih disibukkan dengan aktifitas masing-masing.

''Kita akan pertanyakan kebijakan tiket ini pada hearing Komisi D DPRD Riau dengan PB PON dan Dispora, hari Selasa besok,'' tegasnya. ***