
PEKANBARU, GORIAU.COM - Sebagian besar wilayah kabupaten/kota di Provinsi Riau diprakirakan telah memasuki musim kemarau yang merata. Pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kini mulai menggencarkan upaya hujan buatan untuk menghalau terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
"Seperti yang saya sampaikan jauh hari sebelumnya, akhir Mei ini Riau telah memasuki kemarau," kata analis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Ardhitama kepada pers di Pekanbaru, Rabu (28/5/2014).Ia mengatakan, khusus hari ini dan beberapa hari kedepan, sebagian besar wilayah di Riau masih cenderung berawan, bahkan beberapa daerah berpeluang hujan dengan intensitas ringan-sedang.Peluang hujan menurut dia, terjadi pada sore atau malam hari khususnya untuk wilayah Riau bagian pesisir timur, selatan, barat dan tengah.Dihari sebelumnya, menurut dia, sebagian daerah seperti Kota Dumai, Meranti dan Pasir Pangaraian juga telah terjadi hujan ringan. "Kenama musim kemarau masih tetap ada hujan? itu karena pihak satuan tugas penanggulangan bencana kabut asap juga terus melakukan upaya hujan buatan," katanya.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau dalam rilis yang disampaikan lewat pesan elektronik menyatakan, pada dua hari sebelumnya juga telah dilakukan penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) oleh Satgas Udara.Upaya hujan buatan itu dilakukan dengan menggunakan Pesawat Hercules A-1328 dengan satu kali sorti berkapasitas empat ton garam (NaCI).Kemudian upaya bom air (water bombing) disebutkan juga dilakukan oleh Helikopter Bolcow PK-EAH sebanyak 10 kali sorti --masing-masing-- 500 kilogram air per sekali sorti.Water bombing dilakukan untuk wilayah titik kebakaran lahan di Kabupaten Siak dan saat ini telah berhasil dipadamkan. (fzr/ant)