PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyambut baik dan mendukung dilaksanakannya Upaya Khusus (Upsus) Percepatan Swasembada Padi, Jagung dan Kedelai. Ini penting, untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional.

"Langkah ini telah diawali dengan Gerakan Pencanangan Perbaikan Irigasi pada tanggal 19 Januari 2015, secara serentak di seluruh kabupaten sebagai tindak lanjut Instruksi Menteri Pertanian Republik Indonesia," Sekdaprov Riau, H Zaini Ismail.

Saat ini jumlah  penduduk Provinsi Riau sebanyak 6.146.664 jiwa pada tahun 2013. Sementara, laju pertumbuhan penduduk di Provinsi Riau masih tinggi berkisar rata-rata 2,26% dengan kepadatan penduduk 67,68 jiwa/Km2.

"Riau masih kekurangan beras sebesar 341.736 ton (-55,47%) dari kebutuhan sebesar 616.115 ton. Untuk memenuhi kekurangan beras tersebut, kita masih mendatangkan dari provinsi tetangga, dan bahkan sebagian impor," sebutnya.

Untuk menutupi kekurangan beras tersebut, diperlukan usaha keras semua pihak. Upaya dan terobosan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Riau harus didukung oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten/Kota. Termasuk stakeholders terkait yang mempunyai kompetensi untuk berperan aktif dalam mensukseskan upaya percepatan peningkatan produksi padi di tingkat kabupaten/kota.

Sementara Mukti Sadjono mengungkapkan, jika pemerintah pusat saat ini tengah giat-giatnya meningkatkan swasemba pangan nasional. Pasalnya, ketahanan pangan merupakan bagian kedaulatan bangsa.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan seluruh propinsi dan kabupaten di Indonesia yang berpotensi ketersedian lahan pertanian, agar mendukung peningkatan ketahanan pangan nasional.

"Provinsi Riau, termasuk salah satu daerah yang memiliki potensi meningkatkan ketahanan pangan nasional," sebutnya.***