
PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (4/2/2025) akan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sejak pagi hingga sore hari.
Forecaster BMKG Pekanbaru, Gita Dewi S, menyebutkan bahwa potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan terjadi secara lokal pada malam dan dini hari di beberapa wilayah.
"Pada malam hari, hujan diprakirakan turun di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Meranti," ujarnya.
Sementara itu, dini hari hujan ringan hingga sedang diprediksi terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, dan Kota Pekanbaru.
BMKG juga mencatat suhu udara di Riau berkisar antara 23,0 hingga 34,0 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 60 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah barat laut ke timur laut dengan kecepatan antara 10 hingga 30 km/jam.
Dari sisi maritim, tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,50 hingga 1,25 meter, tergolong rendah. Namun, BMKG memperingatkan potensi gelombang lebih tinggi, antara 1,25 hingga 2,5 meter, terutama di perairan sekitar Bintan, Lingga, dan utara Bangka.
Terkait pantauan titik panas (hotspot), BMKG mencatat tidak ada hotspot terdeteksi di wilayah Riau hingga pukul 23.00 WIB. Secara keseluruhan, terdapat lima titik panas di Pulau Sumatera, yaitu tiga di Aceh dan dua di Sumatera Utara.
"Untuk saat ini, kondisi Riau masih relatif aman dari potensi kebakaran hutan dan lahan karena nihilnya hotspot yang terdeteksi. Namun, kami tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran," tambah Gita.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca guna mengantisipasi perubahan kondisi yang mungkin terjadi. ***