
PEKANBARU, GORIAU.COM - PB PON Riau dinilai tidak peka terhadap perasaan masyarakatnya sendiri. Pasalnya, setelah upaya penjualan tiket pembukaan PON gagal karena sepinya penonton, kini PB PON kembali berusaha untuk menjual tiket penutupan. PB PON telah menyinggung perasaan rakyat karena seluruh kegiatan PON didanai dari uang rakyat.
Direktur Executive Badan Advokasi Publik Riau (BAPR) M Rawa El Amady saat dimintai tanggapan, mengatakan, PB PON itu terkesan menguras uang rakyat dengan memberlakukan tiket masuk. Padahal, dalam kegiatan PON ini yang diselenggara menggunakan uang rakyat di APBD.
''Seharusnya tidak ada tiket masuk. Sebab dana yang digunakan itu melalui APBD Riau, nota bene adalah uang rakyat. Idealnya, itu digratiskan sebagai apresiasi untuk rakyat. Apalagi event olahraga terakbar ini diselenggarakan empat tahun sekali dan saat sekarang Riau jadi tuan rumah,'' jelasnya.
''Entah apa yang ada di benak PB PON malah tetap melanjutkan kebijakannya yang salah. Padahal saat pembukaan PON waktu lalu sudah ada tuntutan pengembalian uang tersebut. Alih-alih memenuhi tuntutan pengembalian uang itu, tapi nyatanya malah tetap dilanjutkan kebijakan itu,'' katanya.(rdc)