
PASIRPANGARAIAN, GORIAU.COM - Aksi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak hanya terjadi di ibukota dan kota-kota besar di Indonesia, tetapi juga di Riau termasuk Rokan Hulu. Jumat (14/11/2014), ratusan mahasiswa yang bergabugn dalam Gabungan Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) se Provinsi Riau melakukan long mart ke gedung DPRD Kabupaten Rokan Hulu untuk memprotes rencana pemerintah menaikkan harga BBM.
''Kenaikan harga BBM ini akan menyengsarakan rakyat. Pemerintahan Jokowi - JK adalah anti rakyat dan harus ditumbangkan,'' ujar para pendemo.
Selain itu mereka juga mengutuk sikap pemerintah yang tak peduli dengan suara rakyat sangat keberatan dengan kebijakan kenaikan BBM tersebut. Karena itu, jika BBM naik, Presiden Jokowi - JK harus mundur dan dinilai tak layak lagi memimpin Indonesia.
Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian Rokan Hulu, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI dan lainnya.
Kedatangan mahasiswa langsung disambut, Wakil Ketua I DPRD Rokan Hulu dari Partai Golkar Zulkarnain. Setelah melakukan dialog, para mahasiswa menyerahkan surat pernyataan sikap dan meminta DPRD Rohul ikut menyampaikan penolakan kenaikan harga BBM. Setelah pernyataan silap diterima, pengunjuk rasa membubarkan diri dengan aman dan tertib. (ram)