
BUKIT BATU, GORIAU.COM - Ratusan kendaraan terjebak antre sampai pagi di pelabuhan roro Sei Selari, Bengkalis. Peristiwa itu terjadi Minggu (25/3/2013). Antre karena berkurangnya kapal roro.
Kendaraan yang antre hendak menyeberang sejak Minggu malam, baru bisa diangkut semuanya, Senin (25/3/2013) pagi. Kondisi ini dipicu oleh dockingnya dua kapal, sehingga praktis dari empat kapal yang selama ini menyalami arus penyeberang tinggal dua kapal saja.
Ratusan mobil sejak Minggu (24/3) sore harus antre untuk mendapatkan jatah penyeberangan dari Sungai Selari. Terjadinya antrean tersebut dikarenakan banyaknya warga dari pulau Bengkalis yang berlibur atau akhir pekan ke luar kota, khususnya Pekanbaru, Duri dan Dumai.
Pantauan di pelabuhan roro Sungai Selari sejak Minggu malam hingga Senin pagi, dua kapal yang beroperasi, KMP Aeng Mas dan KMP Tasik Gemilang, tidak mampu mengangkut kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Bengkalis.
Pada pukul 22.00 WIB, antrean kendaraan sampai menuju klenteng di Sungai Selari. Barulah kemudian jumlah kendaraan menyusut setelah dua kapal yang beroperasi melayani kendaraan hingga pukul 01.00 WIB dinihari WIB. Walau demikian tetap tidak mampu mengangkut semua kendaraan yang hendak menyeberang, masih ada tersisa sekitar dua trip lagi
Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishubkominfo Bengkalis, Radius Akima ditemui di pelabuhan roro Sungai Selari mengakui tingginya arus kendaraan setiap akhir pekan. Pihaknya sudah mengupayakan penambahan armada roro, namun saat ini tidak ada kapal yang menganggur di seluruh Indonesia.
“Penambahan trip penyeberangan sampai pukul 01.00 dinihari saya nilai sudah maksimal. Mereka butuh istirahat mengingat pada paginya harus melayani lagi, sementara mereka tidak menggunakan sistem sip. Orang yang bertugas dari pagi sampai dini hari, kembali akan bertugas pada pagi harinya, ujar Radius.
Soal jadwal docking KMP Banyumas dan KMP Swarna Putri dilakukan saat bersamaan, menurut Radius dikarenakan schudulle docking tidak bisa tidak harus dilaksanakan. Atas kondisi ini pihaknya meminta kepada pengguna jasa roro untuk memakluminya untuk sebulan ke depan. Setelah itu kondisi akan normal kembali setelah dua kapal tersebut selesai docking. (jfk)