
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Kawasan lindung, terutama di daerah pinggiran sungai (Riparian) banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitarnya. Untuk itu, agar kawasan tersebut tetap terjaga kelestariannya, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Langgam dan Estate Pelalawan menggelar sosialisasi kawasan lindung untuk masyarakat di Desa Segati dan Desa Pelalawan pada akhir pekan lalu.
Askep High Conservation Value (HCV) Management RAPP unit Riaufiber, Didik Purwanto menyampaikan, tujuan digelarnya kegiatan sosialisasi tersebut selain mempertahankan kondisi kawasan lindung dan riparian, juga untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat setempat yang kesehariannya sering memanfaatkan lingkungan sekitar, seperti mencari ikan, madu dan rotan.
"Kegiatan ini rutin setiap tahun kita gelar, karena masyarakat sering mencari ikan, madu dan rotan di kawasan lindung. Nah, bagaimana keadaan hutan dan riparian ini tetap terjaga dan bermanfaat, inilah yang kita sosialisasikan kepada masyarakat,"ujar Didik, Selasa (12/8/2014) di Pangkalan Kerinci.
Disebutkanya, kegiatan sosialisasi tersebut diisi dengan sejumlah agenda kegiatan, di antaranya pelepasan 3.000 bibit ikan Baung ke Sungai Tasik, Langgam, penanaman tanaman buah, sosialisasi program rumah pancing yang disampaikan oleh Askep Forest Protection RAPP Estate Langgam, Mares Prabadi.
"Selain itu, digelar diskusi bersama Lembaga Konservasi Desa (LKD), Masyarakat Peduli Api (MPA), Perangkat Desa seperti Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta kelompok tani setempat,"sebutnya.
Diharapkan melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan kawasan konservasi dengan memperoleh hasil yang lebih baik, dan kawasan hutan bisa tetap terjaga kelestariannya.(rls)