JAKARTA - Kepiawaian head coach RANS PIK Basketball, Koko Heru Setyo Nugroho menjatuhkan pilihan pada Jalil Abdul-Bassit, di IBL Draft 2021 Foreign Player Round 1. Pasalnya, Koko memiliki background karir kepelatihan yang cukup mumpuni dalam memilih pemain asing.

Kalau membaca profilnya, Abdul-Bassit merupakan sosok yang menarik. Dengan tinggi 193 cm, namun pemain berusia 28 tahun itu bermain sebagai shooting guard. Bayangkan saja kalau dia menembak, tentu tidak ada guard lawan yang bisa menjaganya.

Abdul-Bassit adalah alumni kampus Oregon, dengan tim basketnya yang terkenal dengan nama Oregon Ducks. Dia bermain dua musim dengan catatan tampil sebanyak 52 pertandingan. Abdul-Bassit memang bukan pemain inti sehingga kontribusinya hanya 6,2 PPG dalam 52 pertandingan tersebut. Namun yang menarik adalah angka dari three point precentage pemain asal Alaska tersebut. Dia mampu mencetak 42,9 % untuk tembakan three-point.

Abdul-Bassit sempat bermain di NBA G-League bersama Idaho Stampede pada musim 2015-16. Dia kemudian berkelana hingga ke Albania dan bermain untuk Tirana Albania. Terakhir, atau tahun 2021 ini, Abdul-Bassit tercatat sebagai pemain Zonkeys de Tinjuana Meksiko di The Basketball Tournament (TBT).

Kehadiran Abdul-Bassit bisa memperkaya barisan penembak jitu di tim RANS PIK. Sebelumnya, mereka merekrut shooter lokal, Oki Wira Sanjaya. Dengan begitu, RANS PIK bisa sangat berbahaya bila memainkan skema small-ball. Sementara saat memainkan Shane Heyward, RANS PIK bisa menjelma jadi tim dengan pertahanan yang kokoh. Karena Heyward dikenal sebagai defender ulung. ***