SIAK SRI INDRAPURA - Kendati prestasi kafilah Kabupaten Siak di MTQ ke-34 Provinsi Riau tidak sesuai target, namun Bupati Siak H Syamsuar mengaku bangga dengan semangat juang semua kafilah yang merupakan asli anak-anak Siak. Jika dibanding prestasi MTQ Riau di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir tahun 2014 lalu, prestasi kafilah Siak mengalami peningkatan.

"Tahun lalu di Tembilahan kita peringkat delapan, Alhamdullilah tahun ini, sebagai tuan rumah kita naik dua tingkat di posisi enam. Walaupun tak masuk lima besar, sesuai target kita, tapi saya bangga dengan semangat adik-adik yang telah membawa nama Siak di MTQ tahun ini," kata Syamsuar kepada GoRiau.com, usai acara penutupan MTQ ke-34 tingkat Provinsi Riau di komplek Masjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Centre, Siak Sri Indrapura, Sabtu (21/11/2015) malam.

Kendati demikian, lanjut Bupati, prestasi yang sudah diraih pada MTQ tahun ini menjadi catatan khusus bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Siak untuk melakukan pembenahan dalam upaya meningkatkan prestasi kafilah pada MTQ tingkat Provinsi Riau di tahun berikutnya.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/29122015/siak1jpg-3726.jpg

"Waktu di Bengkalis empat tahun lalu, Siak sempat masuk tiga besar, tahun berikutnya prestasi kita menurun di Rohul dan Tembilahan. Tahun ini kembali naik, kendati ada beberapa cabang yang harusnya kita menang, namun kenyataan tidak demikian. Tentu hal ini menjadi PR bagi LPTQ Siak, agar prestasi ini terus ditingkatkan," ujar Syamsuar.

Terkait tidak masuknya stand bazar dan pawai taaruf Kabupaten Siak di tiga besar, kata Syamsuar, hal itu adanya aturan dari LPTQ Riau, dimana daerah yang menjadi tuan rumah tidak masuk penilaian stand bazar dan pawai taaruf.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/29122015/siak2jpg-3725.jpg

"Intinya, dengan suksesnya sebagai tuan rumah selama MTQ Riau berlangsung, kita semua masyarakat Siak patut bersyukur. Tamu-tamu yang datang ke sini, membawa kenangan yang indah selama berada di Kota Istana. Yang terpenting, pelaksanaan MTQ Riau di Siak ini juga menjadi sarana bagi masyarakat agar lebih mencintai Alquran, sebagai pedoman hidup di dunia," tutup Syamsuar.***