
JAKARTA, GORIAU.COM - Rafijon, yang sudah ditetapkan oleh pemegang saham Bank Riau Kepri menjadi Direktur Utama hingga kini, Rabu (19/6/2013) belum juga memperoleh hasil fit and proper test. Akibatnya, Rafijon belum bisa diangkat secara resmi untuk menakhodai bank milik Pemprov Riau dan Kepri itu.
Yang menjadi pertanyaan, ada apa dengan hasil fit and proper test? Atau hubungan Bank Indonesia sebagai pemegang otoritas perbankan di Indonesia dengan Bank Riau Kepri yang kurang harmonis?
Namun Rafijon yang dikonfirmasi wartawan, Rabu (19/6/2013) di Jakarta, juga merasa heran. Ia mengaku tak tahu apa masalahnya hingga kini hasil test tak kunjung diberikan BI, pasalnya lebih dari lima bulan dia sudah ditetapkan sebagai Dirut, pasca ditetapkan sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank Riau Kepri sejak awal Februari lalu.
Rafjon belum mendapat hasil dari Bank Indonesia (BI) setelah mengikuti test and proper test sebagai salah satu syarat untuk menjadi Dirut bank milik dua pemerintah daerah provinsi ini. Rafjon sendiri ditetapkan sebagai Dirut Bank Riau Kepri berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) di Jakarta.
''Hingga saat kini saya belum efektif menjadi Dirut Bank Riau Kepri, karena masih menunggu hasil fit and proper test dari Bank Indonesia,'' sebut Rafjon di Jakarta, Rabu (19/6/2013).
Hal inilah yang membuat Rafjon belum bisa menyampaikan informasi dan perkembangan serta programnya ke depan sebagai Dirut Bank Riau-Kepri yang merupakan perusahaan flat merah milik daerah ini yang sampai saat ini memiliki prospek bisnis paling bagus dari sejumlah BUMD daerah.
''Jadi saya belum dapat menyampaikan informasi yang berkaitan dengan aktifitas Bank Riau-Kepri, apalagi belum ada kepastian dari BI,'' katanya.
Sebelumnya, Rafjon juga sedikit kecewa saat akan mengikuti test and proper test dari Bank Indonesia beberapa waktu lalu. Dimana dirinya tak kunjung dipanggil untuk mengikuti test and proper test. Padahal, dari pengakuan Rafjon dirinya sudah siap dan melengkapi semua syarat yang ditentukan BI.
Sekarang, hal yang sama juga terjadi setelah mengikuti fit and proper test, BI tak kunjung memberikan kejelasan status Rafjon sebagai Dirut Bank Riau Kepri. ***