
PEKANBARU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru menyiapkan langkah perbaikan drainase di Jalan Durian, tepatnya di sekitar Kantor TVRI Riau hingga Jalan Meranti. Perbaikan ini dilakukan menyusul kondisi drainase yang tidak terhubung dengan baik, berukuran kecil, dan mengalami penyumbatan, sehingga kerap menimbulkan genangan air di badan jalan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Doddy, mengatakan pihaknya telah menyusun perencanaan teknis untuk perbaikan sistem drainase di kawasan tersebut. Perbaikan direncanakan mencakup pembesaran dimensi saluran serta pengaturan kembali arah aliran air.
“Perencanaannya sudah kita siapkan melalui DED. Drainase nantinya akan diperbesar, dengan lebar sekitar 70 sentimeter dan kedalaman 80 sentimeter, agar aliran air bisa langsung terhubung ke anak Sungai Senapelan 1,” kata Doddy saat dihubungi Goriau, Selasa (3/2/2026) sore.
Menurut dia, perbaikan menyeluruh ini membutuhkan proses dan dukungan anggaran, sehingga pelaksanaannya belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Meski demikian, PUPR memastikan penanganan di lapangan tetap berjalan melalui perawatan rutin.
“Sambil menunggu pekerjaan fisik, perawatan tetap kita lakukan. Saluran akan dibersihkan dari sedimen, mana yang bisa kita kerjakan tahun ini, kita kerjakan,” ujarnya.
Doddy menjelaskan, salah satu fokus perawatan adalah membersihkan saluran drainase di depan Kantor TVRI yang terhubung ke anak Sungai Senapelan 1. Selain itu, sedimen di bawah jembatan dan pelat beton di akses ruko juga akan dikeruk untuk memperlancar aliran air.
“Kita akan koordinasi dengan pemilik ruko agar pelat yang menutup saluran bisa dibuka sementara. Tujuannya supaya sedimen di bawahnya bisa dibersihkan,” kata Doddy.
Ia menambahkan, langkah perawatan ini diharapkan dapat mengurangi genangan air di Jalan Durian, meskipun solusi permanen baru dapat terwujud setelah proyek perbaikan drainase dilaksanakan.
“Kondisi ini tidak kita biarkan. Perawatan akan terus dilakukan sambil menunggu perbaikan menyeluruh,” ujarnya. ***