BAGANSIAPIAPI, GORIAU.COM - Puluhan warga Pekaitan mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hilir (Rohil), Riau, Senin (2/11/2015). Mereka mendesak DPRD dan Pemerintah Kabupaten Rohil mencopot Camat Pekaitan, Syafrudin, SH.

Tuntutan ini merupakan akumulasi dari kekecewaan warga Pekaitan terhadap camat yang dinilai tidak pernah memikirkan masyarakat. Selain itu, dia juga jarang masuk kantor dan tidak cocok dengan sembilan kepenghuluan.

Hal ini disampaikan perwakilan massa, Charles ketika menemui anggota DPRD Rohil. Camat, kata dia, tidak memberikan pelayanan birokrasi kepada masyarakat.

"Bahkan, dia lebih banyak menghabiskan waktu di Bagansiapiapi daripada di Pekaitan," ujar Charles.

Adapun kepenghuluan yang tidak cocok dengan Syafrudin yakni Penghulu Sungai Besar, Pekaitan, Suak Temenggung, Pedamaran, Kubu 1, Teluk Bano II, Rokan Baru, Rokan Baru Pesisir dan Karya Mulo Sari.

"Tatanan pemerintahan juga tidak sesuai dengan kinerja aparatur, mereka tidak ditempatkan sesuai dengan kemampuan mereka," ujar Charles.

Kepada pemerintah, Charles meminta agar menyelesaikan persoalan itu dengan cara mencopot Syafrudin dari jabatannya sebagai camat.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Rohil, Abu Khoiri dan didampingi anggota dewan lainnya, Amansyah dan Syarifuddin yang menyambut massa, menyarankan kepada masyarakat agar melakukan dialog di ruangan fraksi.

"Kita terima apa yang menjadi keluhan masyarakat, tentunya ini akan kita sampaikan ke Pemkab Rohil. Kita akan fasilitasi persoalan ini," tegas Abu.(amr)