
TELUK KUANTAN, GORIAU.COM - Puluhan hektare padi siap panen di Kecamatan Pangean terendam banjir yang berasal dari luapan sungai Kuantan akibat hujan lebat, Jumat (8/5/2015) kemaren.
Kondisi paling parah terjadi di hamparan Rawang Rumbai di Desa Pauh Angit. Hampir selama bercocok tanam, hamparan ini selalu terendam banjir.
"Selama masa tanam ini, tidak terhitung berapa kali hamparan ini terendam banjir," ujar Anto, salah seorang petani kepada GoRiau.com, Sabtu (9/5/2015) sore.
Menurutnya, secara umum petani yang bercocok tanam di hamparan Rawang Rumbai tidak bisa panen. "Hanya sebagian kecil saja yang bisa panen, lahannya yang agak tinggi."
"Kalau yang di tengah, itu memang bisa dikatakan gagal panen. Seharusnya, padi ini sudah siap panen, tapi malah menghitam," tambah Anto. Rata-rata, padi mengalami pembusukan di bagian tangkai dan rumpunnya.
Terendamnya sebagian besar areal persawahan di Kuansing, khususnya di Kecamatan Pangean diakibatnya sungai Kuantan tak mampu menampung tingginya debit air. Parahnya, hujan yang turun dalam beberapa jam saja bisa mengakibatkan banjir. Hal ini menandakan tidak adanya hutan yang menyerap air.(fer)