TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Seorang honorer, YO (22), warga Desa Kotabaru Seberida, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menjadi korban penganiayaan, Jumat (8/5/2015), dini hari semalam.

Berdasarkan keterangan Kepolisian Resor (Polres), Inhil, korban ditikam menggunakan sebilah senjata tajam jenis badik.

''Jumat dini hari, sekitar pukul 04.30 WIB, korban duduk di Simpang 4, Jalan A Yani Desa Kotabaru Siberida, saat itu korban dalam keadaan mabuk,'' jelas Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas Polres Inhil IPTU Warno kepada GoRiau.com, Sabtu, (9/5/2015).

Kemudian, dikatakan Warno, korban didatangi oleh pelaku, SA (21), yang merupakan seorang petani di desa tersebut.

''Pelaku bertanya kepada korban, 'apakah kamu anak pemilik indivision, ditanya seperti itu, korban langsung emosi dan mengajak sang pelaku berkelahi,'' tutur Warno.

Sebelum sempat berkelahi, dikatakan Warno lagi, pelaku lalu mencabut badik yang dibawanya dan menikam korban, sehingga mengenai tangan sebelah kanan dan jari tengah sebelah kiri korban.

''Karena tidak senang dengan kejadian itu, korban lalu melaporkan ke Mapolsek Keritang, dari keterangan korban dan saksi, pelaku beserta barang bukti sudah diamankan dan kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut,'' tukas IPTU Warno.(ayu)