SELATPANJANG, GORIAU.COM - Lebih 20 hektar padi milik masyarakat Desa Lukun Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti, Riau, terancam gagal panen. Pasalnya, warga kesulitan mendapatkan air untuk dialiri ke sawah.


Pantauan GoRiau, Minggu (6/9/2015) lalu, lahan yang terbentang luas itu terletak di Dusun Melati. Lahan yang sekitar 80 hektar sudah diolah sekitar 25 sampai 30 hektar.
Di lahan ini, warga masyarakat Lukun sudah mulai menanam padi sejak Bulan Agustus 2015 lalu.
Sejak itu pula, kesulitan dalam mendapatkan air untuk dialiri ke ladang sudah terasa. Hingga September 2015, rupanya kekeringan terus saja terjadi. Hal itu mengharuskan masyarakat untuk bekerja lebih keras, mengambil air kemudian disemprotkan ke tanaman padi, agar padi tak mati.
Penyemprotan menggunakan hand sprayer. Sedangkan untuk mendapatkan air bersih yang digunakan untuk menyirami padi, jaraknya bisa mencapai 1KM dari lokasi penanaman.
Keluhan itu disampaikan beberapa warga yang ditemui di ladang. Mereka berharap baik Pemerintah Desa Lukun, maupun Pemda Meranti untuk segera mencari solusi agar padi tidak mati. "Kami minta tolong betul, seperti apa upaya untuk menyelamatkan padi kami ini. Kalau harus disemprot, kami siap saja, tapi tolong alat dan sumber airnya ada," ujar warga.
Menanggapi hal ini, Kepala Desa Lukun, Lukman, berharap agar Pemda bisa menyiapkan selang panjang. Selang ini digunakan untuk mengaliri air dari kanal (yang jaraknya sangat jauh dari lokasi ladang). "Mesin robin kita ada. Hanya saja, selang panjang untuk mengairi itu yang belum ada," kata Lukman.
"Akhirnya masyarakat membuat sumur-sumur kecil, yang mana airnya dimasukkan ke dalam handsprayer untuk disemprotkan ke padi," tambah Lukman.
Di tempat yang sama pula, Mahyudin, PPL Desa Lukun mengatakan padi yang mereka gunakan merupakan bibit lokal yang usianya 6 bulan (panen, red). Bibit ini harus cukup air agar produksi tidak terganggu. "Kalau normal untuk 1Ha bisa menghasilkan 4 - 4.5 ton. Tapi tidak adanya air ini yang membuat kita khawatir," ujar Mahyudin pula.(zal)