
PEKANBARU, GORIAU.COM - PTPN V menyerahkan 25.000 masker dan lima ribu susu kaleng kepada anak sekolah, Kamis (08/10/2015). Penyerahan bantuan diserahkan oleh Direksi PTPN V melalui Kepala Urs PKBL Sarimanza Tanjung kepada Ketua Komisi E DPRD Provinsi Riau H. Masnur. Oleh DPRD, bantuan tersebut akan dibagikan ke sekolah-sekolah melalui Dinas pendidikan Provinsi Riau.
Sebagaimana diutarakan oleh Sarimanza, pemberian bantuan masker dan susu kaleng merupakan tindak lanjut dari himbauan DPRD Provinsi Riau guna menanggulangi dampak asap terhadap dunia pendidikan.
"Setiap perusahaan yang ada di Provinsi Riau, baik BUMN, BUMD dan Swasta dihimbau untuk berpartisipasi dalam menanggulangi dampak negatif akibat asap, salah satunya adalah menyediakan masker dan susu yang akan disumbangkan dan dibagikan kepada anak-anak sekolah", sebut Sarimanza.
''Untuk itu, menyambung penyerahan bantuan masker sebelumnya, kami kembali menyerahkan 25.000 bantuan masker yang kali ini dikhususkan untuk siswa-siswi di Sekolah-Sekolah, bersama 5000 susu kaleng", terangnya lagi. Masker tersebut dikumpulkan oleh DPRD bersama sumbangan dari perusahaan lain, untuk selanjutnya didistribusikan ke berbagai Sekolah bersama Dinas Pendidikan.
Memang Perusahaan perkebunan Negara yang ada di Provinsi Riau ini tergolong sangat concern untuk mengantisipasi dan menangani berbagai permasalahan asap dan kebakaran lahan.
Sebelumnya, PTPN V juga telah membagi-bagikan 10.000 masker gratis kepada masyarakat Pekanbaru. Sementara guna mengantisipasi karhutla yang menjadi sumber bencana asap, PTPN V telah membentuk Tim Satgas Damkarhutla lengkap dengan sarana prasarana di setiap unit kerja hingga mendirikan Posko Kesehatan untuk melayani karyawan dan masyarakat yang terkena penyakit akibat bencana asap.
Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD Riau H. Masnur mengucapkan terimakasih atas atensi Perusahaan memenuhi himbauan Dewan."Terimakasih kepada pihak Perusahaan yang telah menindaklanjuti hasil hearing antara Komisi E DPRD Riau, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, bersama Perusahaan-Perusahaan di Riau di Ruang Komisi E DPRD Riau Senin lalu. Sudah hampir dua bulan dunia pendidikan di Riau lumpuh akibat libur sekolah. Untuk mengejar ketertinggaalan pelajaran, maka Disdik mengambil keputusan agar Pihak Sekolah tetap melaksanakan kegiatan belajar-mengajar dua hari seminggu. Dan untuk tetap menjaga kesehatan, peserta didik dan guru disarankan memakai masker", bebernya.
Selanjutnya Masnur juga menghimbau kepada Perusahaan yang memiliki Rumah Sakit/klinik agar menyediakan pengobatan gratis. "Harapan kami Perusahaan yang memiliki fasilitas kesehatan juga dapat memberikan pengobatan gratis serta menyediakan obat-obatan, vitamin, oksigen dan air mineral kepada masyarakat yang mengalami penyakit yang ditimbulkan oleh kabut asap", tutupnya. (rls)