DURI, GORIAU.COM - PT Sarana Mitra Investama Indonesia (SMII) developer yang menyediakan hadiah doorprize 1 unit rumah tipe 36 dalam acara Bengkalis Expo 2015 di Kota Duri, Mandau, Bengkalis, Riau, merasa 'kangkangi' oleh pihak panitia penyelenggara Creat Comm (Production House and Event Organizer). Karena terkait hadiah doorprize 1 unit rumah tipe 36 kepada Nur Azizah sebagai pemenang undian. Dimana awalnya pihak developer dimintai tolong oleh pihak panitia dalam hal sponsor. Namun kenyataan dilapangan, penempatan logo sponsor, yaitu SMII (RBD Property) tidak sesuai perjanjian awal oleh panitia.

"Pajak 30 persen dan biaya notaris yang dibebankan kepada pemenang, bukan dari pihak kita (developer). Melainkan itu dari pihak panitia. Karena sejak awal kita sudah sampaikan kepada panitia, pembangunan rumah untuk doorprize tersebut dengan waktu berjalan. Setelah adanya kesepakatan antara PT SMII dengan Creat Comm (penyelenggara)," ungkap Direktur Utama PT SMII, M Nendy Kalfery didampingi pihak management kepada GoRiau.com, Kamis (21/5/2015).

Dilanjutkan Nendy, sesuai dengan Kontrak Perjanjian Pelaksanaan Bengkalis Expo 2015 nomor : 04/PAN-EXPO/V/2015, pada pasal 2 nomor 6 pihak pertama dalam hal ini Creat Comm, mencantumkan nama dan logo perusahaan perumahaan PT SMII disetiap kegiatan publikasi. Namun pada kenyataannya tidak sesuai dengan kontrak yang sudah disepakati bersama dan ditandatangani.

"Dalam hal ini tentunya kita kecewa. Apalagi dalam pemberitaan kita dibilang bohong tidak menyediakan rumah untuk pemenang doorprize Jalan Santai Bengkalis Expo. Kita saja sudah memberikan potongan harga sebesar Rp 75 juta (belum termasuk PPN dan administrasi) kepada pihak penyelenggara dalam hal ini Creat Comm," ulasnya.

Dikatakan Nendy, hadiah rumah dalam waktu pembangunan selama 40 hari kerja berjalan sudah disampaikan sebelumnya kepada Creat Comm. Bukan rumah yang sudah selesai dibangun, namun kenapa pihak Creat Comm tidak menyampaikan pesan itu kepada pemenang doorprize, seperti yang sudah disampaikan pihak management SMII.

"Kita disini ingin menyampaikan juga kepada Nur Azizah untuk menghubungi langsung pihak developer atau nanti kita sendiri yang akan menghubungi. Hadiah rumah itu ada, dalam hal ini bukan penipuan kepada pemenang dan dalam pembangunan. Melainkan panitia yang tidak menyampaikan sesuai kesepakatan kita," jelasnya lagi.

Kekecewaan lainnya PT SMII dilanjutkan Nendy lagi, yaitu posisi stand yang seharusnya didekat gapura pintu masuk seperti yang ada didalam site plan. Dimana site plan untuk stand property dan furniture ada 8 stand didekat gapura pintu Jalan Hangtuah. Pada kenyataannya stand PT SMII didekat stadion yang jarang dikunjungi, karena posisinya dipojok.

"Alasan panitia memindahkan stand kami, karena akses jalan akan dibuka satu pintu melalui Stadion Mini Pokok Jengkol. Tapi pintu masuk berubah, menjadi di gapura Jalan Hangtuah sesuai site plan awal. Panitia juga berkelit, sepanjang Jalan Hangtuah merupakan area steril. Tapi kendaraan lebih banyak parkir disana dan tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Kita sendiri aja mentargetkan ada 100 unit rumah yang bisa terjual dalam acara Bengkalis Expo. Namun ya kita gigit jari, tidak satu pun ada hasil penjualan dalam Bengkalis Expo karena posisi stand tidak sesuai site plan awal yang disepakati bersama," ujar Nendy.

Dirinya berharap, pihak panitia penyelenggara dalam hal ini Creat Comm juga bisa meluruskan duduk permasalahan hadiah doorprize ini. Karena menurutnya, hal ini telah mencoreng nama baik PT SMII dimata masyarakat. "Kita juga mau pihak Creat Comm menyelesaikan permasalahan ini kepada pemenang dan masyarakat sesegera mungkin," tegas Nendy diujung pembicaraan kepada GoRiau.com.(ric)