SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi langsung meninjau terjadinya tumpahan minyak yang bercampur lumpur yang mencemari Sungai Rawa, Sei Apit Siak, akibat bocornya pita pengeboran milik PT Petro Selat (Petro Selat LTd) sejak Jumat (9/5/2014) lalu. Peninjauan dilakukan Senin (12/5/2014) siang.

Pada kunjungan itu, Bupati Siak didampingi Kapolses Sei Apit, Kabid Pengendalian dan Pengawasan Badan Lingkungan Hidup Siak, Syaiful Amar MSi, Kabid Amdal BLH Siak Alhaq Zulkarnain, Kabid Pemulihan BLH Siak Alamsyah, Kasubid Pencemaran BLH Siak Ardayani MSi dan rombongan dari Setda Pemkab Siak.

Pada kunjungan ini, bupati mendapat penjelasan tentang kebocoran yang terjadi sehingga minyak dan lumpur memasuki sungai dan menyebabkan air sungai dipenuhi minyak dan lumpur.

''Pihak perusahaan masih berusaha menghentikan semburan minyak dan lumpur. Mudah-mudahan segera bisa diatasi,'' ujar Syamsuar.

Seperti diberitakan GoRiau.com, siang ini, Sungai Rawa di Kecamatan Sei Apit, Siak tiba-tiba dipenuhi genangan minyak dan lumpur, sejak Jumat (9/5/2014) hingga Senin (12/5/2014) siang ini. Informasi yang dirangkum menyebutkan, tumpahan minyak berasal dari pengeboran yang dilakukan oleh Petro Selat Ltd.

Tumpuhan minyak diduga berasal dari bocornya pipa pengeboran di lokasi pencarian minyak di Area Drilling BA 5, 6 dan 7 sumur Sei Rawa. Selain mengeluarkan semburan minyak dan lumpur, dari sumur yang bocor juga mengeluarkan bunyi keras karena adanya gas yang keluar.

Informasi yang diperoleh GoRiau.com, Senin (12/5/2014) menyebutkan, kebocoran terjadi akibat adanya gas dengan kekuatan besar dibawah, di lokasi minyak yang di bor.

Hingga berita ini diturun, tim Petro Selat belum mampu mengendali semburan gas, lumpur dan minyak yang berada di lokasi tersebut. ***