
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Camat Teluk Meranti, Kiky Syamputra mempertanyakan keseriusan PT Arara Abadi dalam merealisasikan tanaman kehidupan di wilayahnya. Pasalnya, perusahaan tersebut sampai saat ini belum menuntaskan kewajibannya.
"Sampai sekarang perusahaan ini belum juga merealisasikan kewajibanya untuk di Kecamatan Teluk Meranti," terang Kiky Syamputra, Minggu (11/1/2015).
Dikatakan Kiky, untuk itu masyarakat Teluk Meranti ingin mempertanyakan realisasi lahan kehidupan di Teluk Meranti kepada PT Arara Abadi. Pasalnya, sebagaian besar lahan perusahaan tersebut berada di Kecamatan Teluk Meranti.
"Masyarakat Teluk Meranti ingin berbicara langsung dengan pihak perusahaan, ingin mempertanyakan atas lahan kehidupan itu. Karena tak juga lahan kehidupan itu direalisasikan oleh PT Arara Abadi," katanya.
Kiky menambahkan, sesuai dengan kewajiban perusahaan, lima persen dari total lahan konsensasinya wajib di realisasikan untuk tanaman kehidupan.
Dari informasi yang diperoleh GoRiau.com, PT Arara Abadi melalui anak perusahaannya baru merealisasikan sekitar 165 hektar tanaman kehidupan di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti. Sementara untuk Desa Segamai dan Desa Gambut Mutiara belum terealisasi sama sekali.
Untuk wilayah Kecamatan Teluk Meranti, PT Arara Abadi baru merealisasikan 165 hektar dari kewajibannya seluas 468 hektar.***